Harga emas perhiasan 24 karat hari ini 5 Februari 2026 kembali bergerak, tapi polanya tidak seragam. Ada toko yang naik tipis, ada yang memilih menahan harga. Selisih antargerai bahkan makin terasa, sehingga pembeli perlu lebih cermat sebelum transaksi.
Pantauan Kamis pagi menunjukkan kenaikan terjadi di sebagian ritel, sementara pemain lain stabil. Kondisi ini memicu perbandingan harga di kalangan konsumen, terutama yang berburu momen beli di tengah volatilitas pasar emas global.
Pergerakan ini bukan kejutan. Sejak awal pekan, harga emas dunia memang fluktuatif, dipengaruhi dolar AS, imbal hasil obligasi, serta ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral. Dampaknya merembet ke pasar perhiasan dalam negeri, termasuk harga jual ritel di berbagai jaringan toko emas.
Update Harga Emas Perhiasan 24 Karat Hari Ini 5 Februari 2026
Berdasarkan data resmi ritel perhiasan, berikut rincian harga per gram:
Daftar harga per toko
| Toko/Perusahaan | Harga 24K per gram | Pergerakan |
|---|---|---|
| Raja Emas Indonesia | Rp 2.455.000 | Naik Rp 25.000 |
| Laku Emas | Rp 2.368.000 | Stabil |
| Hartadinata Abadi | Stabil (mengikuti pasar ritel masing-masing gerai) | Cenderung datar |
Selisih harga antara Raja Emas Indonesia dan Laku Emas hari ini mencapai Rp 87.000 per gram. Untuk pembelian 10 gram, beda biaya bisa tembus Rp 870.000. Angka ini cukup signifikan, terutama bagi pembeli skala investasi.
Apa yang Terjadi di Pasar Emas?
Faktor global masih dominan
Harga emas perhiasan di dalam negeri pada dasarnya mengikuti harga emas dunia (spot gold), kemudian dikonversi dengan kurs rupiah, ditambah biaya produksi dan margin ritel.
Beberapa faktor utama hari ini:
-
Dolar AS masih relatif kuat
-
Yield obligasi AS naik tipis
-
Permintaan safe haven belum agresif
-
Aktivitas beli perhiasan musiman cenderung normal
Kombinasi ini membuat harga tidak melonjak tajam, tetapi tetap bertahan di level tinggi.
Penjelasan pelaku industri
Sejumlah pelaku ritel emas sebelumnya menyatakan harga perhiasan memang tidak bergerak secepat emas batangan, karena ada komponen biaya desain dan produksi.
Dalam keterangan resminya, manajemen Laku Emas menyebut harga ritel “mengikuti dinamika pasar global dan kurs, namun tetap mempertimbangkan daya beli konsumen domestik”. Artinya, penyesuaian harga sering dilakukan bertahap, bukan langsung melonjak.
Pendekatan ini menjelaskan kenapa hari ini ada toko yang memilih stabil meski emas dunia naik.
Kenapa Selisih Harga Antartoko Makin Terlihat?
Struktur biaya berbeda
Setiap perusahaan punya:
-
biaya produksi
-
jaringan distribusi
-
model bisnis (ritel langsung atau reseller)
-
margin keuntungan
Perusahaan produsen besar seperti Hartadinata Abadi, misalnya, memiliki pabrik sendiri sehingga bisa lebih fleksibel dalam struktur harga grosir, sementara ritel murni menyesuaikan dari stok pasar.
Tips Aman Sebelum Membeli
Periksa hal berikut
-
Kadar karat (24K, 22K, 18K)
-
Sertifikat/nota resmi
-
Kebijakan buyback
-
Selisih harga antar gerai
-
Biaya potongan saat jual kembali
Hindari keputusan impulsif
Harga emas berubah harian. Membeli tanpa cek pembanding sering berujung lebih mahal.