Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Kamis 5 Februari 2026: Hartadinata Turun, Laku Emas Justru Melambung

Pasar logam mulia domestik tengah menunjukkan anomali yang cukup menarik pada perdagangan siang ini. Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi buyback atau menambah koleksi perhiasan, mencermati pergerakan harga di berbagai gerai ternama menjadi sangat krusial karena adanya selisih harga yang cukup kontras antar penyedia di tengah fluktuasi pasar global.

Memasuki tengah hari pada Kamis, 5 Februari 2026, grafik harga emas perhiasan di Indonesia terpantau bergerak bervariasi atau mixed. Sementara beberapa ritel besar seperti Hartadinata Abadi dan Raja Emas Indonesia mencatatkan penurunan harga yang cukup dalam, platform digital seperti Laku Emas justru menunjukkan tren penguatan yang signifikan, memberikan sinyal ketidakpastian pasar yang merembet ke level retail.

Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika ekonomi makro, termasuk fluktuasi indeks dolar AS dan antisipasi pelaku pasar terhadap rilis data inflasi terbaru. Fenomena perbedaan tren harga antar gerai ini sering kali terjadi akibat perbedaan stok inventori serta kebijakan margin operasional masing-masing perusahaan dalam merespons volatilitas harga emas dunia yang tetap menjadi jangkar utama bagi harga lokal di Indonesia.

Analisis Pergerakan Harga Emas Perhiasan Hari Ini

Pergerakan harga emas perhiasan memang tidak selalu searah dengan emas batangan (logam mulia) karena adanya faktor biaya desain, kerumitan pembuatan, dan kebijakan buyback yang berbeda di tiap toko. Pada perdagangan hari ini, penurunan harga di Hartadinata dan Raja Emas bisa menjadi peluang emas bagi pembeli ritel, namun kenaikan di Laku Emas menunjukkan adanya permintaan yang masih sangat kuat di sektor digital.

Pakar komoditas seringkali menekankan bahwa harga emas di pasar spot dunia (XAU/USD) bergerak sangat dinamis mengikuti sentimen geopolitik dan kebijakan suku bunga bank sentral global. Di level domestik, harga emas perhiasan juga sangat dipengaruhi oleh kurs Rupiah terhadap Dolar AS. Jika Rupiah melemah, harga emas cenderung merangkak naik meski harga emas dunia sedang stabil.

Menurut pengamat pasar logam mulia, perbedaan harga yang mencolok antar brand siang ini menunjukkan strategi “hedging” atau lindung nilai yang berbeda. Gerai fisik cenderung menyesuaikan harga berdasarkan stok lama, sementara platform digital lebih cepat merespons perubahan harga spot secara real-time.

Rincian Harga Emas Perhiasan di Hartadinata Abadi

Hartadinata Abadi, sebagai salah satu pemain kunci di industri perhiasan tanah air dengan jaringan toko yang luas, mencatatkan penurunan yang cukup signifikan untuk semua kadar. Hal ini tentu menjadi kabar segar bagi konsumen yang mencari perhiasan dengan kadar rendah (emas muda) hingga kadar tinggi.

Berikut adalah rincian harga per gram di Hartadinata Abadi per Kamis siang, 5 Februari 2026:

  • 22 Karat: Rp 2.740.000 (Turun Rp 101.000)

  • 20 Karat: Rp 2.687.000 (Turun Rp 99.000)

  • 17 Karat: Rp 2.394.000 (Turun Rp 89.000)

  • 16 Karat: Rp 2.261.000 (Turun Rp 84.000)

  • 9 Karat: Rp 1.517.000 (Turun Rp 56.000)

  • 8 Karat: Rp 1.397.000 (Turun Rp 51.000)

  • 6 Karat: Rp 1.197.000 (Turun Rp 45.000)

Update Harga di Raja Emas Indonesia

Senada dengan Hartadinata, Raja Emas Indonesia juga melakukan penyesuaian harga ke bawah. Penurunan di gerai ini terlihat lebih merata di seluruh tingkatan kadar emas, mulai dari 12 karat hingga 24 karat. Raja Emas sering kali menjadi acuan bagi mereka yang ingin menjual kembali emas tanpa surat (potongan tertentu).

Data harga terbaru di Raja Emas Indonesia siang ini:

  • 24 Karat: Rp 2.400.000 (Turun Rp 55.000)

  • 23 Karat: Rp 2.093.000 (Turun Rp 39.000)

  • 22 Karat: Rp 2.002.000 (Turun Rp 36.000)

  • 21 Karat: Rp 1.912.000 (Turun Rp 37.000)

  • 20 Karat: Rp 1.820.000 (Turun Rp 35.000)

  • 18 Karat: Rp 1.639.000 (Turun Rp 27.000)

  • 16 Karat: Rp 1.456.000 (Turun Rp 22.000)

  • 14 Karat: Rp 1.275.000 (Turun Rp 17.000)

  • 12 Karat: Rp 1.093.000 (Turun Rp 13.000)

Pergerakan Laku Emas (CMK Group)

Berbeda dengan dua gerai fisik sebelumnya, Laku Emas yang merupakan bagian dari ekosistem CMK Group justru mencatatkan kenaikan harga. Kenaikan ini cukup signifikan dan patut diwaspadai oleh para investor digital yang sering bertransaksi melalui aplikasi.

Berikut rincian kenaikan harga di Laku Emas:

  • 24 Karat: Rp 2.415.000 (Naik Rp 47.000)

  • 22 Karat: Rp 2.004.000 (Naik Rp 39.000)

  • 20 Karat: Rp 1.824.000 (Naik Rp 36.000)

  • 18 Karat: Rp 1.638.000 (Naik Rp 32.000)

  • 14 Karat: Rp 1.270.000 (Naik Rp 25.000)

Mengapa Harga Emas Perhiasan Berbeda-beda?

Banyak masyarakat bertanya-tanya mengapa harga emas di toko A berbeda dengan toko B, padahal kadarnya sama. Sebagai konsumen cerdas, Anda perlu memahami beberapa faktor penentu harga perhiasan di pasar retail:

1. Ongkos Produksi (Craftsmanship)

Emas perhiasan bukan sekadar logam, tapi karya seni. Biaya desain dan upah pengrajin ditambahkan ke dalam harga jual per gram. Inilah sebabnya emas perhiasan dengan model rumit akan lebih mahal daripada model polos seperti cincin kawin sederhana.

2. Kebijakan Margin Toko

Setiap perusahaan perhiasan memiliki kebijakan margin keuntungan dan operasional yang berbeda. Toko yang berada di mal mewah mungkin memiliki harga jual yang sedikit lebih tinggi dibandingkan toko emas di pasar tradisional karena perbedaan biaya overhead.

3. Keanggotaan dan Promo

Ritel besar seperti CMK Group atau Hartadinata seringkali memberikan promo khusus bagi member atau pada momen tertentu, yang secara efektif bisa membuat harga perolehan menjadi lebih kompetitif dibandingkan harga display.

Strategi Investasi Emas Perhiasan di Tengah Volatilitas

Memasuki bulan Februari 2026, kondisi ekonomi global diprediksi masih akan penuh tantangan. Emas tetap menjadi instrumen “Safe Haven” yang paling dicari untuk melindungi kekayaan dari inflasi. Namun, membeli emas perhiasan membutuhkan strategi yang sedikit berbeda dengan emas batangan.

Pertama, pastikan Anda membeli untuk tujuan jangka panjang (di atas 5 tahun). Jika Anda membeli hari ini dan menjualnya bulan depan, kemungkinan besar Anda akan rugi karena selisih harga jual-beli (spread) dan ongkos bikin yang hilang.

Kedua, selalu simpan nota pembelian asli. Tanpa nota, toko emas biasanya akan mengenakan potongan harga yang sangat besar saat Anda melakukan buyback.

Ketiga, pilihlah kadar yang umum di pasaran, seperti 17K atau 18K. Kadar ini memiliki keseimbangan yang baik antara nilai investasi dan daya tahan perhiasan (tidak terlalu lunak dan tidak mudah pudar).

Kesimpulan dan Rekomendasi

Bagi Anda yang ingin membeli, penurunan harga di Hartadinata Abadi hari ini adalah momen yang cukup langka dengan penurunan di atas Rp 100.000 per gram. Namun, bagi Anda yang ingin menjual, cek kembali harga buyback di Laku Emas karena tren harganya yang sedang naik bisa jadi memberikan penawaran yang lebih baik.

Tetap pantau pembaruan harga secara berkala, karena harga emas bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti pembukaan pasar Amerika pada malam hari nanti.

Recommended