Distributor resmi Apple di Indonesia, iBox, terpantau tidak lagi menyediakan stok iPhone 13 pada akhir April 2026 hingga memasuki bulan Mei 2026. Kelangkaan unit di jalur distribusi resmi ini memicu pergeseran ketersediaan produk ke pasar retail dan sekunder.
Dilansir dari Medcom, harga iPhone 13 diprediksi akan berada pada rentang Rp7 juta hingga Rp9 juta per Mei 2026. Fluktuasi nilai tersebut sangat bergantung pada ketersediaan unit di platform e-commerce dan kondisi fisik perangkat bagi kategori barang bekas.
Data dari distributor menunjukkan varian iPhone 13 128GB kini berstatus tidak tersedia dalam daftar penjualan. Konsumen yang mencari perangkat ini mulai beralih ke pasar barang sekunder seiring menipisnya stok baru di toko fisik resmi.
Meskipun bukan merupakan model keluaran terbaru, peminat iPhone 13 tetap tinggi karena spesifikasinya dinilai masih relevan. Perangkat ini didukung oleh chipset Apple A15 Bionic yang diklaim efisien dalam konsumsi daya dan stabil untuk penggunaan harian.
Di sektor visual, ponsel ini mengandalkan layar Super Retina XDR OLED berukuran 6,1 inci. Kualitas tampilannya tetap tajam berkat resolusi tinggi dan dukungan teknologi HDR yang menjaga akurasi warna di tahun 2026.
Fitur kamera iPhone 13 juga masih kompetitif dengan konfigurasi lensa ganda 12MP yang mencakup sensor wide dan ultrawide. Teknologi seperti Night Mode, Deep Fusion, dan Cinematic Mode menjadi alasan utama konsumen masih melirik model lawas ini.
Selain performa hardware, daya tarik utama lainnya adalah dukungan jaringan 5G dan sertifikasi ketahanan air IP68. Ekosistem iOS yang stabil serta jaminan pembaruan sistem jangka panjang dari Apple memperkuat nilai jual perangkat tersebut di pasar smartphone.