Synology secara resmi meluncurkan asisten cerdas AI Advisor pada Rabu (13/5/2026) melalui situs resminya sebagai langkah mendorong transformasi digital yang lebih efisien bagi pengguna global. Dilansir dari Medcom, asisten ini dirancang untuk menyediakan informasi teknis yang akurat dan terpercaya yang disesuaikan secara lokal bagi setiap pengguna.
Integrasi teknologi ini memanfaatkan keahlian perusahaan dalam bidang kecerdasan buatan yang telah dikembangkan selama lebih dari sepuluh tahun. AI Advisor menggunakan arsitektur agent-as-tool dan dynamic knowledge injection guna memastikan setiap respons yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi serta terus mengalami penyempurnaan.
"Inovasi ini diharapkan dapat segera diperluas ke berbagai lini produk Synology lainnya demi menghadirkan solusi yang intuitif dan aman," ujar Steven Liang, Manager of the Generative AI Application Group di Synology. Inovasi tersebut diklaim mampu menjaga privasi karena menggunakan sistem self-hosted Large Language Model (LLM).
Penggunaan sistem mandiri ini membuat interaksi pengguna dan konteks pertanyaan tidak dibagikan kepada pihak ketiga. Sebagai langkah penguatan kontrol data, Synology menjadwalkan pemindahan layanan ini ke infrastruktur khusus milik mereka sendiri pada akhir tahun 2026 mendatang.
AI Advisor juga berperan sebagai pendamping strategis dalam perencanaan hingga implementasi proyek melalui integrasi dengan NAS Selector dan NVR Selector. Fitur ini mempermudah pengguna dalam mengestimasi kapasitas penyimpanan serta memperoleh rekomendasi produk yang paling relevan dengan kebutuhan skenario mereka.
Asisten digital ini dibekali kemampuan untuk memahami tujuan pertanyaan pengguna guna memberikan panduan konfigurasi, file unduhan, atau artikel dukungan yang tepat. Selain peluncuran asisten cerdas, Synology turut memperbarui standar aksesibilitas web global pada situs mereka agar lebih inklusif bagi audiens mancanegara.