Harita Nickel Bangun Tiga Rumah Belajar di Pulau Obi

Harita Nickel meresmikan Rumah Belajar Nyinga Moi pada 2 Mei 2026 di Pulau Obi untuk meningkatkan literasi anak di wilayah Maluku Utara.

Harita Nickel meresmikan Rumah Belajar Nyinga Moi di Desa Fluk, Pulau Obi, Halmahera Selatan, pada Sabtu, 2 Mei 2026, sebagai langkah nyata meningkatkan indeks literasi anak di wilayah operasional perusahaan. Fasilitas ketiga ini hadir untuk memberikan ruang belajar informal yang interaktif bagi pelajar di daerah kepulauan.

Pembangunan sarana pendidikan ini didasari oleh kondisi geografis Maluku Utara yang menantang dan keterbatasan infrastruktur di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Dilansir dari Medcom, upaya ini sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat angka buta aksara penduduk usia 10 tahun ke atas di Maluku Utara turun menjadi 1,05 persen pada 2026.

Hingga saat ini, Harita Nickel telah mengoperasikan tiga unit fasilitas serupa melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Selain di Desa Fluk, terdapat Rumah Belajar Simore di Desa Gambaru dan Rumah Belajar Ocimaleo di Desa Ocimaleo yang sudah aktif memberikan pendampingan belajar.

Program ini berfokus pada penguatan kemampuan literasi dan numerasi dasar bagi anak-anak di luar jam sekolah formal. Aktivitas yang dilakukan mencakup pendampingan mengenal huruf, menulis, mendongeng, hingga penggunaan media film edukatif untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan tanpa tekanan.

"Melalui Rumah Belajar ini, kami berharap anak-anak memiliki ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar sekaligus bermain. Kami juga ingin membantu membentuk karakter anak agar lebih percaya diri, kreatif, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi," ujar Executive Vice President External Relations Harita Nickel, Latif Supriadi, dalam keterangan tertulis pada Jumat, 8 Mei 2026.

Metode pembelajaran inklusif ini juga mendapat perhatian dari akademisi psikologi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Syaiful Bahry. Menurutnya, lingkungan belajar yang membuat anak merasa dihargai dan tidak takut salah merupakan fondasi penting bagi pembangunan manusia jangka panjang di wilayah tersebut.

Inisiatif pendidikan ini sebelumnya telah diakui secara nasional melalui perolehan Subroto Awards 2025 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Perusahaan mendapatkan penghargaan untuk kategori Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Terinovatif Komoditas Mineral Bidang Pendidikan.

Recommended