Produsen ponsel Tecno menghadirkan jajaran smartphone kelas entry-level dengan kapasitas baterai jumbo 7.000 mAh untuk pasar Indonesia pada Rabu, 13 Mei 2026. Perangkat ini menyasar segmen harga Rp1 jutaan guna memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi bagi pelajar dan pekerja lapangan.
Dilansir dari Medcom, Tecno Spark 50 menjadi model terbaru yang mengunggulkan ketahanan daya hingga 48 jam untuk penggunaan normal. Ponsel ini dibekali chipset MediaTek Helio G81 dan layar berukuran 6,78 inci yang mendukung refresh rate 120Hz untuk navigasi yang lebih halus.
Selain kapasitas baterai besar, Tecno Spark 50 juga dilengkapi sertifikasi IP64 untuk ketahanan debu dan percikan air. Perangkat ini diklaim tetap aman meski terjatuh dari ketinggian hingga 1,8 meter dan sudah menjalankan sistem operasi Android 16.
Model lainnya, Tecno Pova Neo 3, juga masih tersedia di pasar dengan spesifikasi yang menonjolkan performa multitasking. Perangkat ini menggunakan dapur pacu MediaTek Helio G85 yang didukung layar 6,82 inci dengan refresh rate 90Hz untuk kenyamanan visual pengguna.
Baterai 7.000 mAh pada Pova Neo 3 dirancang agar stabil saat digunakan dalam aktivitas intensif seharian penuh. Chipset yang digunakan mampu menjalankan aplikasi gim kasual pada pengaturan grafis menengah, menjadikannya pilihan kompetitif di kelas harga serupa.
Sementara itu, Tecno Pova Neo 2 tetap dipertahankan sebagai opsi paling ekonomis bagi pengguna yang memiliki anggaran terbatas. Meski merupakan model generasi sebelumnya, ponsel ini tetap mengandalkan kapasitas baterai yang sama untuk kebutuhan komunikasi dasar dan media sosial.
Optimalisasi sistem pada Pova Neo 2 tercatat lebih lama dibandingkan penerusnya, sehingga lebih disarankan sebagai perangkat cadangan. Ketiga model ini mempertegas strategi Tecno dalam mendominasi pasar ponsel murah dengan daya tahan baterai sebagai nilai jual utama.