IHSG Anjlok di Awal Pekan Imbas Kegagalan Perundingan Damai AS-Iran

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan signifikan 0,82% ke level 7.397,47 pada Senin (13/4/2026) pagi, dipicu kabar gagalnya perundingan damai AS-Iran.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka pekan dengan penurunan tajam pada Senin (13/4/2026) pagi, langsung berada di zona merah. Pelemahan ini terjadi setelah adanya kabar kegagalan perundingan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Pakistan.

Pergerakan bursa saham domestik, yang pekan lalu sempat menunjukkan tren penguatan dan ditutup di zona hijau, kini berbalik arah. Berdasarkan data perdagangan RTI yang dilansir dari Detik Finance, IHSG dibuka di level 7.410,08.

Pada pukul 09.05 WIB, indeks utama ini tercatat melemah 0,82% atau sekitar 61 poin, mencapai level 7.397,47. Posisi terendah yang sempat dicapai IHSG pagi ini adalah 7.351,36, sementara level tertinggi hanya menyentuh 7.410,37.

Situasi ini menggambarkan respons pasar terhadap ketidakpastian geopolitik yang kembali mencuat. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 385 saham mengalami pelemahan, sementara hanya 174 saham yang bergerak positif. Sebanyak 152 saham lainnya dilaporkan stagnan.

Volume perdagangan pada pagi ini mencapai 2,85 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,34 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 214.173 kali.

Meskipun terjadi penurunan di awal pekan, secara akumulatif dalam skala mingguan, IHSG masih menunjukkan penguatan sebesar 5,77%. Namun, jika dilihat secara bulanan, indeks ini masih melemah 2,55%.

Lebih lanjut, kinerja IHSG sejak awal tahun hingga saat ini atau year-to-date, masih tercatat mengalami pelemahan signifikan sebesar 14,51%.

Recommended