IHSG Dibuka Melemah, Peluang Rebound atau Koreksi Lanjutan?

IHSG dibuka melemah 0,29 persen ke level 8.211,31 pada perdagangan akhir pekan. Analis memprediksi potensi rebound jika bertahan di atas 8.200.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan akhir pekan dengan tekanan.

Pada pembukaan sesi Jumat pagi, indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini terkoreksi 23,95 poin atau 0,29 persen, mencapai level 8.211,31.

Indeks LQ45 yang terdiri dari 45 saham berkapitalisasi besar juga mengalami penurunan sebesar 2,99 poin atau 0,36 persen, berada di posisi 834,90.

Kondisi ini terjadi seiring sentimen global yang kurang mendukung, menyusul penutupan bursa saham Amerika Serikat yang bervariasi dengan kecenderungan melemah.

Wall Street mayoritas ditutup di zona merah pada perdagangan Kamis, 27 Februari 2026. Indeks S&P 500 turun 0,54 persen dan Nasdaq Composite melemah 1,18 persen. Dow Jones Industrial Average masih mampu mencatatkan kenaikan tipis 0,03 persen.

Saham teknologi menjadi pemberat utama, terutama Nvidia yang merosot lebih dari 5 persen. Padahal, perusahaan ini baru saja melaporkan laba dan pendapatan kuartal IV yang melampaui ekspektasi pasar.

Beberapa saham chip lain juga ikut terkoreksi, seperti Broadcom, Lam Research, Western Digital, dan Applied Materials.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 1,04 persen dengan aksi jual bersih (net sell) investor asing sekitar Rp409 miliar.

BBCA, INKP, BBNI, ANTM, dan EXCL menjadi saham-saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing.

Tekanan jual dari investor asing menjadi salah satu faktor yang membatasi potensi kenaikan IHSG dalam jangka pendek.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menjelaskan secara teknikal bahwa IHSG diperkirakan akan menguji area support di level 8.200. Jika level ini mampu dipertahankan, peluang technical rebound dalam jangka pendek akan terbuka.

Namun, Fanny melanjutkan, apabila indeks menembus ke bawah 8.200, koreksi berpotensi berlanjut hingga area 8.050.

Rentang pergerakan IHSG hari ini diperkirakan berada di area support 8.126-8.200 dan resistance 8.280-8.320.

Berikut adalah beberapa saham yang menjadi trading idea hari ini:

  1. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
  2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
  3. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)
  4. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
  5. PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI)
  6. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

Recommended