IHSG Ditutup Melemah 0,61 Persen ke Level 7.048 pada 31 Maret 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada 31 Maret 2026, turun 43,44 poin ke level 7.048,22 atau melemah 0,61%.

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Selasa, 31 Maret 2026, berakhir di zona negatif. Setelah sempat menunjukkan penguatan di awal perdagangan, indeks berbalik arah dan mengakhiri sesi di kisaran level 7.000-an.

Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI, seperti dilansir oleh Detik Finance, IHSG tercatat menurun sebesar 43,44 poin pada penutupan. Penurunan ini membawa indeks ke level 7.048,22, mencerminkan pelemahan sebesar 0,61 persen.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG berada di posisi 7.122,99. Sepanjang hari, indeks sempat mencapai titik tertinggi di 7.155 sebelum menyentuh level terendah 7.031,54.

Aktivitas perdagangan hari itu menunjukkan volume transaksi mencapai 27,26 miliar. Nilai turnover tercatat sebesar Rp 14,97 triliun, dengan total frekuensi transaksi sebanyak 1.748.020 kali. Dalam komposisi saham, sebanyak 262 saham berhasil menguat, sementara 406 saham mengalami pelemahan, dan 151 saham tidak menunjukkan pergerakan berarti.

Tren pelemahan IHSG ini bukan hanya terjadi dalam satu hari. Dalam periode sepekan terakhir, IHSG telah turun 0,82 persen. Penurunan yang lebih signifikan terlihat dalam satu bulan terakhir, yaitu sebesar 14,89 persen, dan dalam enam bulan terakhir mencapai 10,62 persen.

Secara year to date, IHSG juga membukukan pelemahan sebesar 18,49 persen. Namun, dalam rentang satu tahun terakhir, indeks masih menunjukkan kenaikan tipis sebesar 2,54 persen. Sementara itu, bursa saham di Asia lainnya menunjukkan pergerakan bervariasi; Hang Seng Index menguat 0,15 persen, Nikkei melemah 1,58 persen, dan Shanghai Composite Index turun 0,80 persen.

Recommended