IHSG Menguat ke 7.443: Peluang Technical Rebound Terbuka

IHSG dibuka menguat 1,44% ke level 7.443. Penguatan ini didorong oleh sentimen positif dari bursa Wall Street.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari Selasa dengan sinyal positif, naik 1,44 persen ke level 7.443,05.

Kenaikan ini menandakan potensi pemulihan setelah sebelumnya IHSG mengalami tekanan yang cukup signifikan.

Selain IHSG, LQ45 juga menunjukkan performa yang baik. Indeks yang terdiri dari 45 saham dengan kapitalisasi besar ini naik 1,33 persen atau 9,98 poin, mencapai posisi 760,56.

Kinerja positif IHSG turut dipengaruhi oleh sentimen global, khususnya dari bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, yang ditutup dengan penguatan pada perdagangan sebelumnya.

Dow Jones Industrial Average naik 0,50 persen ke level 47.740,80. S&P 500 menguat 0,83 persen ke level 6.795,99, dan Nasdaq Composite mencatat kenaikan tertinggi, yakni 1,38 persen ke level 22.695,94.

Koreksi IHSG Sebelumnya

Pada hari Senin, 9 Maret 2026, IHSG mengalami penurunan yang cukup tajam. Indeks ditutup melemah 3,27 persen ke level 7.337, bahkan sempat menyentuh angka 7.156 pada perdagangan intraday.

Kondisi pasar saham saat itu tertekan oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu distribusi minyak global, mendorong harga minyak dunia menembus US$100 per barel.

Analis BRI Danareksa Sekuritas menjelaskan dalam risetnya, "Kondisi ini juga memicu kekhawatiran terhadap APBN Indonesia akibat potensi kenaikan subsidi energi," dikutip pada Selasa, 10 Maret 2026.

Selain itu, sentimen domestik juga dipengaruhi oleh penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari yang berada di level 125,2.

Peluang Rebound IHSG

Analis menyampaikan bahwa IHSG diperkirakan memiliki peluang untuk melakukan technical rebound pada perdagangan selanjutnya. Faktor-faktor yang mendukung potensi pemulihan ini termasuk koreksi harga minyak global setelah rencana negara-negara G7 untuk melepas cadangan minyak strategis.

Beberapa saham juga sudah berada di area support dan kondisi oversold, yang secara teknikal membuka peluang penguatan.

"Secara teknikal, support IHSG berada di 7.200–7.300 dengan resistance di 7.400–7.500, sementara pasar juga menantikan rilis data Retail Sales Indonesia," tulisnya.

Rekomendasi Saham

Beberapa saham yang dinilai menarik untuk diperhatikan pada perdagangan selanjutnya adalah:

  1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
  2. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
  3. PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)

Recommended