Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada level 7.564,42 pada pembukaan perdagangan Kamis, 23 April 2026 pagi. Kenaikan sebesar 22,81 poin atau 0,30 persen ini dipicu oleh respons positif pasar terhadap penguatan bursa global.
Dilansir dari Medcom, indeks saham unggulan LQ45 juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,41 poin atau 0,19 persen ke posisi 737,38. Laju positif ini mengikuti jejak penutupan Wall Street yang menguat signifikan pada perdagangan sebelumnya.
Data pasar menunjukkan Dow Jones Industrial Average naik 0,69 persen, sementara S\&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing melesat 1,05 persen dan 1,64 persen. Performa kuat bursa Amerika Serikat tersebut memberikan suntikan optimisme bagi investor di pasar domestik.
Meskipun dibuka menguat, IHSG sempat mengalami tekanan jual dari investor asing yang tercatat melakukan aksi jual bersih atau net foreign sell mencapai Rp1,04 triliun di pasar reguler. Hal ini menyebabkan indeks sempat terkoreksi tipis sebelum kembali stabil.
Kondisi geopolitik internasional turut memengaruhi pergerakan pasar, terutama setelah adanya kesepakatan perpanjangan tenggat gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Faktor eksternal ini dinilai mampu meredam volatilitas harga energi dan gangguan jalur distribusi global.
Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI Rate pada level 4,75 persen. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah konsisten untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dari tekanan ketidakpastian pasar global yang masih dinamis.
"Secara teknikal, IHSG semakin dekat menutup area gap di 7.500 yang menjadi support krusial. Jika level ini mampu dipertahankan dan terjadi rebound, maka indeks berpeluang melanjutkan penguatan menuju area resistance 7.650–7.700 dalam jangka pendek," kata Tim Riset BRI Danareksa pada Kamis, 23 April 2026.
Saat ini pelaku pasar masih memantau pergerakan indeks yang mendekati area batas bawah krusial di level 7.500. Jika mampu bertahan di atas titik tersebut, IHSG diprediksi memiliki peluang untuk menguji level hambatan baru pada rentang 7.650 hingga 7.700.