Pegadaian Ungkap Alasan Proses Cetak Emas Digital Butuh Waktu Lama

PT Pegadaian menjelaskan penyebab durasi pencetakan emas digital menjadi fisik memerlukan waktu 15 hingga 45 hari kerja karena berbagai faktor teknis.

PT Pegadaian menjelaskan alasan teknis di balik durasi pencetakan saldo emas digital menjadi kepingan fisik yang memakan waktu lama pada Senin (11/5/2026). Proses konversi aset dari Tabungan Emas tersebut memerlukan waktu tunggu mulai dari 15 hingga 45 hari kerja.

Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, durasi yang panjang ini dipengaruhi oleh tingginya antrean produksi saat harga emas stabil atau naik. Peningkatan antusiasme nasabah secara otomatis memperpanjang daftar tunggu, terutama untuk denominasi emas yang menjadi favorit investor.

Manajemen menjelaskan bahwa nasabah harus melewati alur operasional yang ketat, mulai dari verifikasi data hingga tahap manufaktur sesuai spesifikasi. Rangkaian proses dari hulu ke hilir ini bertujuan untuk memastikan validitas kepemilikan dan kualitas fisik emas yang dicetak.

Perbedaan merek emas seperti Antam, UBS, Galeri 24, dan Lotus Archi juga memengaruhi kecepatan distribusi karena masing-masing memiliki ekosistem produksi yang berbeda. Gramasi atau ukuran berat emas yang dipilih nasabah turut memegang peranan krusial dalam ketersediaan stok di pusat distribusi.

Faktor logistik menjadi kendala tambahan karena emas batangan tidak selalu dalam kondisi siap kirim untuk semua ukuran. Pengiriman fisik dari kantor pusat ke outlet cabang tujuan memerlukan waktu ekstra untuk menjamin keamanan dan kemurnian aset selama perjalanan.

Saat ini, nasabah dapat mengajukan pencetakan fisik tanpa harus mendatangi kantor cabang melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Namun, layanan ini tetap mewajibkan pembayaran biaya cetak yang besarnya bervariasi tergantung pada merek dan berat emas yang diinginkan.

Recommended