I.League Panggil Manajemen PSBS Biak Terkait Tunggakan Gaji Pemain

Operator kompetisi I.League memanggil manajemen PSBS Biak guna menuntaskan masalah tunggakan gaji pemain pada musim kompetisi 2025/2026.

Operator kompetisi I.League memanggil manajemen PSBS Biak untuk memberikan klarifikasi mengenai keterlambatan pembayaran gaji pemain pada musim 2025/2026 dalam pertemuan yang berlangsung Sabtu, 18 April 2026. Langkah ini diambil guna memastikan hak-hak seluruh elemen tim terpenuhi sesuai regulasi yang berlaku.

Dilansir dari Bola, I.League melakukan pengawasan aktif terhadap PSBS Biak untuk mendapatkan gambaran objektif terkait krisis finansial yang dialami klub. Kewajiban memenuhi gaji pemain dan pelatih merupakan syarat mutlak bagi setiap peserta yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Meskipun setiap klub memiliki dana deposit sebagai bagian dari regulasi kompetisi, I.League menegaskan bahwa keberadaan simpanan tersebut tidak menggugurkan tanggung jawab manajemen untuk membayar hak pemain secara tepat waktu. Hal ini ditegaskan sebagai standar profesionalisme dalam tata kelola liga.

"I.League telah melakukan pertemuan langsung dengan manajemen PSBS Biak untuk mendapatkan kejelasan dan mendorong penyelesaian yang bertanggung jawab," ujar Ferry Paulus, Direktur Utama I.League. Ia menambahkan bahwa perlindungan terhadap hak pemain menjadi prioritas utama dalam penanganan kasus ini.

Ferry menjelaskan bahwa proses pendalaman akan mempertimbangkan fakta-fakta lapangan serta kontribusi klub dalam sistem kompetisi. Pihak operator tetap mengedepankan pendekatan proporsional agar penyelesaian masalah dilakukan secara terstruktur sesuai mekanisme yang telah disepakati.

Pihak I.League juga mengarahkan para pemain yang belum mendapatkan haknya untuk melapor kepada National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia. Lembaga arbitrase di bawah naungan PSSI ini telah diakui secara resmi oleh FIFA sejak tahun 2025 untuk menangani sengketa antara pemain dan klub.

Sebagai bagian dari mekanisme perlindungan, NDRC berfungsi sebagai jalur hukum yang sah bagi pelatih atau pemain untuk menuntut hak finansial mereka yang tertunda. I.League memastikan situasi ini akan terus dimonitor secara serius hingga terdapat solusi konkret dari manajemen PSBS Biak.