Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke level 5 persen untuk tahun 2026 pada Senin (20/4/2026). Angka tersebut mengalami koreksi dari perkiraan sebelumnya yang sempat diprediksi mencapai 5,1 persen.
Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, laporan World Economic Outlook (WEO) edisi April 2026 menyebutkan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah menjadi pemicu utama. Ketegangan tersebut telah memicu kenaikan harga komoditas, terutama di sektor energi.
"Perekonomian di seluruh dunia menghadapi dampak buruk melalui pengaruh langsung dari kenaikan harga komoditas," tulis laporan World Economic Outlook tersebut. IMF menyatakan bahwa kenaikan biaya ini menekan daya tumbuh banyak negara secara global.
Pada skala regional Asia Tenggara, Indonesia kini diproyeksikan tumbuh sejajar dengan Malaysia di angka 4,7 persen menurut data terbaru. Sementara itu, Vietnam diperkirakan memimpin kawasan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi tertinggi mencapai 7,1 persen pada 2026.
Skenario dasar yang disusun IMF mengasumsikan konflik di Timur Tengah hanya berlangsung singkat dalam beberapa pekan ke depan. Meskipun ada harapan pemulihan pada pertengahan 2026, lembaga ini memperingatkan risiko skenario buruk jika konflik justru semakin intens.
Secara global, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia melambat menjadi 3,1 persen pada 2026 dibandingkan 3,4 persen pada tahun sebelumnya. Perlambatan ini dipicu oleh proyeksi lonjakan harga komoditas energi yang diperkirakan naik hingga 19 persen.
Harga minyak mentah dunia bahkan diprediksi melonjak 21,4 persen dengan rata-rata harga mencapai US$ 82 per barel. Gangguan produksi dan distribusi di Timur Tengah menjadi penyebab utama kenaikan harga energi yang turut membebani biaya pangan dan pupuk.
Kondisi ini diprediksi akan memperlebar ketimpangan ekonomi antarnegara, di mana negara importir energi akan menanggung beban paling berat. Sebaliknya, negara-negara pengekspor energi diperkirakan cenderung mendapatkan keuntungan di tengah ketidakpastian pasar global tersebut.