Otorita IKN Gandeng Dua Perusahaan Bangun Fasilitas Senilai Rp1,2 Triliun

Otorita IKN menyepakati kerja sama pembangunan hotel, apartemen, dan pusat olahraga senilai Rp1,2 triliun bersama dua perusahaan swasta.

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Dian Jaya Indonesia dan PT Biru Makmur Abadi pada Sabtu, 9 Mei 2026, untuk membangun fasilitas publik baru. Kesepakatan ini mencakup pembangunan hotel, apartemen, pusat olahraga, hingga restoran di kawasan pusat pemerintahan.

Total estimasi nilai investasi dari proyek kedua perusahaan tersebut mencapai Rp1,2 triliun sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Selain nilai investasi, pihak pengembang diwajibkan memberikan total kontribusi sebesar Rp3,92 miliar sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Anak usaha perusahaan asal Korea Selatan, PT Dian Jaya Indonesia, berkomitmen mengucurkan dana sebesar Rp1,15 triliun untuk mendirikan apartemen dan hotel. Fasilitas ini akan berlokasi di atas lahan seluas 33.201 meter persegi pada kawasan Pusat Pendidikan (Education Precinct).

Proyek hunian vertikal tersebut dijadwalkan memulai proses konstruksi pada kuartal IV tahun 2026 mendatang. Penempatan lokasi di sub zona campuran kepadatan tinggi bertujuan untuk mendukung aktivitas di sekitar wilayah pendidikan IKN.

Sementara itu, PT Biru Makmur Abadi mengalokasikan investasi sebesar Rp50 miliar untuk membangun pusat olahraga dan restoran di kawasan KIPP 1C. Fasilitas ini menempati lahan seluas 16.387 meter persegi di dekat kompleks SMA Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma.

"Kehadiran proyek apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran ini tidak hanya menambah ragam fasilitas perkotaan di IKN, tetapi juga memperkuat ekosistem kawasan agar semakin siap menjadi kota yang hidup, produktif, dan inklusif," ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulisnya.

Wakil Direktur Dian Jaya Indonesia, Cheong Seung Hwa, menyatakan bahwa kepastian regulasi dan insentif fiskal menjadi alasan utama ketertarikan investor. Ia memproyeksikan adanya peningkatan nilai bisnis yang signifikan di masa depan melalui konsep kota cerdas.

Direktur Biru Makmur Abadi, Abdul Rohman, menambahkan bahwa investasi ini merupakan langkah strategis jangka panjang bagi perusahaan. Menurutnya, konsep kota hijau yang diusung pemerintah di IKN sangat relevan dengan tren bisnis global saat ini.

Recommended