PT Makmur Berkah Amanda Tbk memproyeksikan realisasi investasi mencapai Rp97,8 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Halal Sidoarjo, Jawa Timur, guna memperkuat ekosistem halal nasional pada Jumat (17/4/2026).
Target investasi jangka panjang hingga tahun 2054 tersebut diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja lebih dari 300 ribu orang di lahan seluas 796,65 hektare. Dilansir dari Detik Finance, kawasan ini dirancang sebagai pusat unggulan yang mengintegrasikan sektor produksi, pengolahan, hingga logistik berbasis standar halal.
Sejumlah investor global dari Amerika Serikat, Eropa, Asia, hingga Timur Tengah dilaporkan mulai melakukan penjajakan langsung untuk masuk ke kawasan strategis ini. Meski demikian, para pelaku usaha tersebut mayoritas masih menunggu penetapan resmi status KEK sebagai landasan hukum dan kepastian pemberian insentif.
Direktur Utama PT Makmur Berkah Amanda Tbk, Adi Saputra Tedja Surya, menjelaskan bahwa dukungan infrastruktur dan regulasi menjadi kunci percepatan. Pengembang memiliki modal kuat melalui pengelolaan kawasan industri SAFE 'n' LOCK yang telah menaungi lebih dari 500 penyewa lintas negara.
"Insentif-insentif yang diberikan pemerintah melalui Kawasan Ekonomi Khusus Industri Halal Sidoarjo diharapkan dapat mempercepat perkembangan industri halal di Indonesia," kata Adi Saputra Tedja Surya, Direktur Utama PT Makmur Berkah Amanda Tbk.
Adi menambahkan bahwa fondasi Indonesia sangat kuat berkat ketersediaan bahan baku, populasi muslim yang besar, dan sistem sertifikasi di bawah BPJPH. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing nasional dibandingkan negara tetangga seperti Vietnam, Malaysia, dan Thailand yang telah memiliki kawasan ekonomi serupa dalam skala besar.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menekankan bahwa halal kini telah menjadi standar mutu dan modernisasi bagi masyarakat dunia. Pengembangan pusat industri ini dipandang krusial mengingat kewajiban sertifikasi halal nasional akan mulai berlaku penuh pada Oktober 2026.
Saat ini, Indonesia baru memiliki 24 KEK dengan total luas sekitar 21.000 hektare. Pemerintah terus mendorong percepatan penetapan Peraturan Pemerintah terkait KEK Industri Halal Sidoarjo untuk mengoptimalkan potensi pasar global dan memperkuat rantai pasok dalam negeri.