Jalan Tol Fungsional Digratiskan untuk Mudik Lebaran

Sejumlah ruas tol baru difungsikan sementara tanpa tarif untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.

Pemerintah bersama PT Jasa Marga membuka beberapa ruas tol baru sebagai jalur fungsional yang tidak bertarif selama musim mudik Lebaran guna mengurangi kepadatan lalu lintas.

Beberapa ruas yang sebelumnya telah dibuka secara gratis meliputi Tol Solo–Yogyakarta–Kulonprogo, Tol Probolinggo–Banyuwangi, serta Tol Jakarta–Cikampek II Selatan. Kendati demikian, penggunaan tol fungsional ini umumnya memiliki batasan waktu dan diperuntukkan hanya bagi kendaraan ringan.

Pemerintah bersama operator jalan tol kerap membuka beberapa ruas tol secara fungsional tanpa biaya sebagai upaya mendukung kelancaran arus kendaraan selama periode mudik.

Kebijakan ini biasanya diterapkan pada ruas tol yang masih tergolong baru atau yang belum beroperasi secara penuh secara komersial. Meskipun belum bertarif, ruas-ruas tol ini dinilai layak digunakan untuk membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk, sebagai operator sejumlah ruas tol utama di Indonesia, juga sering menerapkan kebijakan serupa. Beberapa ruas tol dibuka sementara secara gratis dengan tujuan memperlancar mobilitas masyarakat.

Pada periode mudik Lebaran, sejumlah ruas tol baru biasanya difungsikan tanpa tarif dalam jangka waktu tertentu. Kebijakan ini umumnya berlaku bagi kendaraan golongan I, seperti mobil pribadi.

Salah satu ruas yang pernah difungsikan adalah ruas Prambanan hingga Purwomartani sepanjang sekitar 6,78 kilometer. Jalur ini dibuka sementara untuk mendukung kelancaran arus kendaraan menuju wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Ruas tol ini juga pernah dibuka secara fungsional pada segmen Gending hingga Paiton dengan panjang sekitar 23,47 kilometer. Pengoperasian sementara ini bertujuan membantu kelancaran perjalanan pemudik di jalur timur Pulau Jawa.

Segmen Sadang hingga Bojongmangu sepanjang sekitar 31,25 kilometer juga sempat difungsionalkan tanpa tarif selama periode mudik. Jalur ini menjadi alternatif untuk mengurangi kepadatan kendaraan di Tol Jakarta–Cikampek yang sering menjadi jalur utama pemudik.

Selain ruas-ruas tersebut, pemerintah juga pernah membuka beberapa ruas tol lain secara gratis atau fungsional selama musim mudik. Pada salah satu periode mudik, total panjang ruas tol yang difungsionalkan tanpa tarif bahkan mencapai lebih dari 132 kilometer di berbagai wilayah.

Meskipun dibuka tanpa tarif, pengoperasian tol fungsional biasanya disertai dengan sejumlah ketentuan. Penggunaan jalur sering kali dibatasi pada jam-jam tertentu dan umumnya hanya diperuntukkan bagi kendaraan ringan.

Oleh karena itu, pemudik yang berencana untuk menggunakan jalan tol disarankan untuk terus memantau informasi resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta operator jalan tol terkait.

Recommended