
United E-Motor resmi memperbarui dua skuter listrik dari lini Avand, yakni SC121 dan SC122, dengan mengganti baterai Sealed Lead Acid (SLA) menjadi baterai lithium. Pengumuman ini disampaikan melalui keterangan resmi di Jakarta pada Senin (19/10/2026). Bagi pengguna motor listrik harian di perkotaan, perubahan jenis baterai ini menyentuh hal yang paling sering dikeluhkan: waktu isi ulang dan daya tahan.
Kedua model kini memakai baterai lithium 72V 26Ah. Menurut klaim pabrikan, satu kali pengisian penuh cukup untuk menempuh jarak hingga 75 kilometer, sementara pengisian dari kosong ke 80 persen memakan waktu sekitar 2,5 jam lewat stopkontak rumah biasa.
Langkah ini menegaskan arah pengembangan produk perusahaan di bawah PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), emiten yang menaungi merek tersebut. Perusahaan menyebut versi lithium dihadirkan sebagai penyegaran, sehingga konsumen kini punya pilihan teknologi baterai yang lebih baru pada desain yang sudah mereka kenal.
Perbedaan utama SC121 Lithium dan SC122 Lithium dibanding pendahulunya ada pada sumber daya. Generasi sebelumnya mengandalkan baterai SLA, jenis aki yang secara umum lebih berat dan memiliki siklus pakai lebih pendek dibanding baterai lithium. Dengan peralihan ini, United E-Motor menempatkan kedua model sejajar dengan tren motor listrik terkini yang mulai meninggalkan baterai berbasis timbal.
Keterangan resmi perusahaan tidak merinci jarak tempuh versi SLA sebelumnya, sehingga besaran peningkatan secara angka belum dapat dibandingkan langsung. Perusahaan juga tidak menjelaskan secara spesifik pembeda antara SC121 dan SC122 di luar kesamaan spesifikasi kelistrikannya.
| Spesifikasi | Avand SC121 Lithium dan SC122 Lithium |
|---|---|
| Baterai | Lithium 72V 26Ah |
| Tenaga puncak motor | 2.300 watt |
| Kecepatan maksimum | 60 km/jam |
| Jarak tempuh (klaim) | Hingga 75 km per pengisian penuh |
| Waktu pengisian 0-80% | Sekitar 2,5 jam |
| Sumber listrik | AC 220V, pengisian langsung |
Dengan kecepatan puncak 60 km/jam, kedua skuter ini jelas diposisikan untuk jalanan kota, bukan perjalanan jarak jauh atau jalan antarkota yang menuntut kecepatan tinggi. Tenaga puncak 2.300 watt disebut perusahaan cukup untuk kebutuhan mobilitas urban dan rutinitas harian.
Pengisian dilakukan dengan metode direct charging, artinya motor bisa langsung dicolokkan ke sumber listrik AC 220V tanpa harus melepas baterai atau mencari stasiun pengisian khusus. Bagi pengguna yang tinggal di rumah tapak atau punya akses stopkontak di parkiran, ini cukup praktis.
Proses pengisian dilengkapi fitur auto cut-off yang menghentikan aliran listrik saat pengisian selesai, serta kipas pendingin untuk menjaga suhu baterai. Keduanya merupakan pengaman penting mengingat baterai lithium sensitif terhadap panas berlebih.
Henry Mulyadi, Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, menyebut teknologi lithium sebagai bagian penting dari pengembangan kendaraan listrik perusahaan.
“Kami melihat teknologi baterai lithium sebagai bagian penting dari pengembangan kendaraan listrik yang semakin sesuai dengan kebutuhan konsumen. Melalui Avand SC121 Lithium dan SC122 Lithium, kami menghadirkan peningkatan teknologi dari generasi sebelumnya yang menggunakan baterai SLA, dengan tetap mempertahankan desain yang menarik dan fitur-fitur fungsional untuk mobilitas sehari-hari,” ujar Henry dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan bahwa pembaruan ini diharapkan memperluas pilihan bagi konsumen sekaligus menunjukkan konsistensi United E-Motor dalam menghadirkan produk ramah lingkungan.
Menurut Henry, kedua model memakai rem cakram hidrolik di roda depan dan belakang. Selain itu, tersedia cruise control yang membantu pengendara menjaga kecepatan tetap konstan pada kondisi jalan yang memungkinkan. Fitur ini masih jarang ditemui di skuter listrik kelas harian.
Sejumlah fitur lain disematkan untuk kebutuhan sehari-hari:
Hingga keterangan resmi dirilis, United E-Motor belum menyebutkan harga jual, ketersediaan di diler, maupun pilihan warna untuk kedua model. Informasi tersebut menjadi faktor penting bagi calon pembeli yang ingin membandingkan Avand versi lithium dengan skuter listrik lain di kelas serupa.
No Comments