Jepang Dominasi Pendapatan Arknights: Endfield, Ungguli China dalam Monetisasi

Jepang menjadi kontributor pendapatan terbesar game mobile Arknights: Endfield dengan 32%, mengalahkan China meski unduhan lebih sedikit.

Permainan terbaru dari Hypergryph, Arknights: Endfield, menunjukkan tren monetisasi yang menarik di pasar global. Meskipun China memimpin dalam jumlah unduhan, Jepang justru tampil sebagai penyumbang pendapatan tertinggi dari sistem gacha.

Analisis dari Sensor Tower, yang mencakup periode 22 Januari hingga 21 Februari 2026, memperlihatkan Jepang menyumbang sekitar 32% dari total pendapatan versi mobile Arknights: Endfield. Angka ini melampaui China yang berada di posisi kedua dengan 27%, sebagaimana dilansir dari Medcom.

Dari segi distribusi pemain, China masih memegang porsi unduhan terbesar dengan kontribusi sekitar 25% dari total unduhan mobile. Jepang menyusul di peringkat kedua dengan 13%, diikuti Korea Selatan (9%), Amerika Serikat (8%), dan Rusia (5%).

Namun, pola monetisasi memperlihatkan perbedaan signifikan. Jepang tidak hanya mendominasi total pendapatan, tetapi juga mencatatkan rasio pendapatan per unduhan tertinggi, mencapai sekitar USD 15 per pengguna. Ini mengindikasikan bahwa meski jumlah pemainnya lebih sedikit, daya beli gamer Jepang jauh lebih tinggi.

Dominasi Jepang dalam pendapatan game gacha bukanlah fenomena baru. Berdasarkan laporan Sensor Tower sebelumnya, pasar Jepang dikenal memiliki Average Revenue Per User (ARPU) yang sangat tinggi. Hal ini berarti pemain di Jepang lebih cenderung mengalokasikan dana untuk pembelian dalam game, termasuk melalui sistem gacha yang menjadi kunci monetisasi Arknights: Endfield.

Tren serupa juga terjadi di industri game Jepang secara umum. Mayoritas unduhan game (lebih dari 80%) berasal dari luar negeri, namun sekitar 70% pendapatan tetap disumbangkan oleh pemain domestik, menunjukkan loyalitas dan kemauan berbelanja yang kuat dari para gamer di negeri sakura.

Popularitas Endfield di Multi Platform

Selain tersedia di platform mobile, Arknights: Endfield juga dirilis untuk PC dan PlayStation 5 sejak 22 Januari 2026. Untuk konsol PS5, Jepang tercatat sebagai pasar terbesar kedua dengan kontribusi sekitar 15% dari total pemain, hanya berada di bawah Amerika Serikat. Data ini semakin menguatkan basis pemain dan daya beli gamer Jepang di berbagai platform.

Arknights: Endfield sendiri merupakan game 3D action RPG yang menghadirkan sistem pertarungan real-time. Pemain mengendalikan tim beranggotakan hingga empat karakter, dengan kemampuan berpindah antar karakter secara langsung selama pertempuran. Sistem pertarungan ini menuntut kombinasi penggunaan skill, pengaturan waktu, dan koordinasi antartim.

Pemain dituntut untuk tidak hanya menyerang secara langsung, tetapi juga strategis dalam menggunakan skill dan memanfaatkan momen kerentanan musuh guna menghasilkan kerusakan maksimal. Lebih jauh, Endfield juga menawarkan elemen unik berupa base building dan simulasi industri. Pemain dapat mengumpulkan sumber daya, membangun fasilitas, hingga mengelola jalur produksi, menambahkan dimensi strategi layaknya game simulasi pabrik.

Recommended