PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menyalurkan perlindungan jaminan sosial kepada 991 guru ngaji di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Kamis (23/4/2026) sebagai bagian dari perluasan program tanggung jawab sosial perusahaan.
Langkah ini dilakukan melalui pendaftaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup dua perlindungan utama, yaitu Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Program tersebut difokuskan bagi tenaga pengajar nonformal di wilayah operasional perusahaan.
Dilansir dari Medcom, inisiatif ini menyasar pekerja rentan yang memiliki peran besar dalam pendidikan moral namun belum tersentuh sistem jaminan formal. Perusahaan menanggung iuran jaminan tersebut untuk memberikan jaring pengaman ekonomi bagi para pendidik agama.
Direktur Keuangan PT Jhonlin Agro Raya, Temmy Iskandar, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil setelah melihat kondisi guru ngaji yang memiliki tanggung jawab besar dengan penghasilan terbatas. Hal ini menjadi komitmen perusahaan dalam memperkuat nilai kemanusiaan.
"Guru ngaji memiliki tanggung jawab besar terhadap pendidikan moral dan agama, tetapi kerap tidak memiliki perlindungan sosial. Kami ingin mereka merasa aman saat menjalankan tugas," ujar Temmy Iskandar, Direktur Keuangan PT Jhonlin Agro Raya Tbk.
Melalui pemberian jaminan ini, para penerima manfaat diharapkan terlindungi dari risiko sosial maupun kecelakaan yang mungkin terjadi saat menjalankan aktivitas mengajar. Salah satu guru ngaji di TPA Masjid Akmal Pala menyatakan bantuan ini memberikan ketenangan selama bekerja.
Pihak manajemen JARR menyatakan bahwa program perlindungan bagi pekerja rentan ini berpotensi untuk dikembangkan lebih luas. Perusahaan membuka peluang untuk menyasar kelompok sosial dan pendidikan berbasis komunitas lainnya pada masa mendatang.