Kalender 2026 Lengkap dengan Hijriyah dan Jawa: Jumat 24 April 2026 Bertepatan 25 Syawal 1447 H

Hari ini, Jumat 24 April 2026, bertepatan dengan tanggal 25 Syawal 1447 H dalam kalender Hijriyah dan Sabtu Kliwon, 26 Sapar 1959 Je dalam penanggalan Jawa. Bag

Hari ini, Jumat 24 April 2026, bertepatan dengan tanggal 25 Syawal 1447 H dalam kalender Hijriyah dan Sabtu Kliwon, 26 Sapar 1959 Je dalam penanggalan Jawa. Bagi sebagian masyarakat Indonesia, terutama komunitas Muslim dan Jawa, informasi ini penting untuk menentukan hari baik, jadwal ibadah, hingga keperluan tradisi budaya sehari-hari.

Indonesia memang unik. Kita adalah salah satu dari sedikit negara di dunia yang secara aktif menggunakan tiga sistem penanggalan sekaligus dalam kehidupan sehari-hari, yaitu kalender Masehi (Gregorian), kalender Hijriyah (Islam), dan kalender Jawa. Ketiganya hidup berdampingan dan saling melengkapi, mulai dari jadwal sholat, penetapan hari libur nasional, penentuan weton untuk pernikahan, hingga peringatan hari besar keagamaan.

Kebutuhan akan informasi kalender lengkap ini bukan sekadar formalitas. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Kementerian Agama RI secara rutin menjadi rujukan masyarakat, terutama saat menentukan awal bulan Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha yang penghitungannya berdasarkan sistem kalender Hijriyah.

Hari ini: Jumat, 24 April 2026 Hari Ini

Hijriyah: 25 Syawal 1447 H

Jawa: Jumat Kliwon, 26 Sapar 1959 Je

Weton Jawa: Jumat Kliwon (Neptu: 5 + 8 = 13)

Kalender April 2026 Lengkap dengan Tanggal Hijriyah dan Jawa

Bulan April 2026 masuk dalam bulan Syawal 1447 H sekaligus masih dalam suasana pasca Lebaran. Berikut kalender lengkapnya:

Masehi Hari Hijriyah Jawa
1 Apr Rabu 2 Syawal 1447 H Rabu Pon
2 Apr Kamis 3 Syawal 1447 H Kamis Wage
3 Apr Jumat 4 Syawal 1447 H Jumat Kliwon
4 Apr Sabtu 5 Syawal 1447 H Sabtu Legi
5 Apr Minggu 6 Syawal 1447 H Minggu Pahing
6 Apr Senin 7 Syawal 1447 H Senin Pon
7 Apr Selasa 8 Syawal 1447 H Selasa Wage
8 Apr Rabu 9 Syawal 1447 H Rabu Kliwon
9 Apr Kamis 10 Syawal 1447 H Kamis Legi
10 Apr Jumat 11 Syawal 1447 H Jumat Pahing
11 Apr Sabtu 12 Syawal 1447 H Sabtu Pon
12 Apr Minggu 13 Syawal 1447 H Minggu Wage
13 Apr Senin 14 Syawal 1447 H Senin Kliwon
14 Apr Selasa 15 Syawal 1447 H Selasa Legi
15 Apr Rabu 16 Syawal 1447 H Rabu Pahing
16 Apr Kamis 17 Syawal 1447 H Kamis Pon
17 Apr Jumat 18 Syawal 1447 H Jumat Wage
18 Apr Sabtu 19 Syawal 1447 H Sabtu Kliwon
19 Apr Minggu 20 Syawal 1447 H Minggu Legi
20 Apr Senin 21 Syawal 1447 H Senin Pahing
21 Apr Selasa* 22 Syawal 1447 H Selasa Pon
22 Apr Rabu 23 Syawal 1447 H Rabu Wage
23 Apr Kamis 24 Syawal 1447 H Kamis Kliwon
24 Apr Jumat 25 Syawal 1447 H Jumat Kliwon
25 Apr Sabtu 26 Syawal 1447 H Sabtu Legi
26 Apr Minggu 27 Syawal 1447 H Minggu Pahing
27 Apr Senin 28 Syawal 1447 H Senin Pon
28 Apr Selasa 29 Syawal 1447 H Selasa Wage
29 Apr Rabu 1 Dzulqa'dah 1447 H Rabu Kliwon
30 Apr Kamis 2 Dzulqa'dah 1447 H Kamis Legi

*21 April: Hari Kartini (bukan hari libur nasional resmi, namun diperingati di sekolah dan instansi pemerintah)

Kalender Mei 2026: Penuh Hari Libur Nasional

Mei 2026 menjadi bulan yang dinantikan karena sejumlah hari libur nasional jatuh dalam periode ini. Masyarakat sudah mulai merencanakannya sejak jauh-jauh hari.

Masehi Hari Hijriyah Jawa
1 Mei Jumat* 3 Dzulqa'dah 1447 H Jumat Pahing
2 Mei Sabtu 4 Dzulqa'dah 1447 H Sabtu Pon
3 Mei Minggu 5 Dzulqa'dah 1447 H Minggu Wage
4 Mei Senin 6 Dzulqa'dah 1447 H Senin Kliwon
5 Mei Selasa 7 Dzulqa'dah 1447 H Selasa Legi
6 Mei Rabu 8 Dzulqa'dah 1447 H Rabu Pahing
7 Mei Kamis 9 Dzulqa'dah 1447 H Kamis Pon
8 Mei Jumat 10 Dzulqa'dah 1447 H Jumat Wage
9 Mei Sabtu 11 Dzulqa'dah 1447 H Sabtu Kliwon
10 Mei Minggu 12 Dzulqa'dah 1447 H Minggu Legi
11 Mei Senin 13 Dzulqa'dah 1447 H Senin Pahing
12 Mei Selasa 14 Dzulqa'dah 1447 H Selasa Pon
13 Mei Rabu* 15 Dzulqa'dah 1447 H Rabu Wage
14 Mei Kamis 16 Dzulqa'dah 1447 H Kamis Kliwon
15 Mei Jumat 17 Dzulqa'dah 1447 H Jumat Legi
16 Mei Sabtu 18 Dzulqa'dah 1447 H Sabtu Pahing
17 Mei Minggu 19 Dzulqa'dah 1447 H Minggu Pon
18 Mei Senin 20 Dzulqa'dah 1447 H Senin Wage
19 Mei Selasa 21 Dzulqa'dah 1447 H Selasa Kliwon
20 Mei Rabu* 22 Dzulqa'dah 1447 H Rabu Legi
21 Mei Kamis 23 Dzulqa'dah 1447 H Kamis Pahing
22 Mei Jumat 24 Dzulqa'dah 1447 H Jumat Pon
23 Mei Sabtu 25 Dzulqa'dah 1447 H Sabtu Wage
24 Mei Minggu 26 Dzulqa'dah 1447 H Minggu Kliwon
25 Mei Senin 27 Dzulqa'dah 1447 H Senin Legi
26 Mei Selasa 28 Dzulqa'dah 1447 H Selasa Pahing
27 Mei Rabu 29 Dzulqa'dah 1447 H Rabu Pon
28 Mei Kamis* 1 Dzulhijjah 1447 H Kamis Wage
29 Mei Jumat 2 Dzulhijjah 1447 H Jumat Kliwon
30 Mei Sabtu 3 Dzulhijjah 1447 H Sabtu Legi
31 Mei Minggu 4 Dzulhijjah 1447 H Minggu Pahing

*1 Mei: Hari Buruh Internasional | *13 Mei: Kenaikan Isa Almasih | *20 Mei: Hari Kebangkitan Nasional | *28 Mei: estimasi 1 Dzulhijjah (menunggu sidang isbat Kemenag)

Cara Membaca Weton Jawa dan Maknanya

Dalam tradisi Jawa, setiap tanggal kelahiran memiliki "weton", yakni kombinasi hari pasaran (Pon, Wage, Kliwon, Legi, Pahing) dengan hari dalam seminggu (Senin hingga Minggu). Masing-masing kombinasi menghasilkan nilai neptu tertentu.

Nilai Neptu Hari

Hari Nilai Neptu
Senin 4
Selasa 3
Rabu 7
Kamis 8
Jumat 6
Sabtu 9
Minggu 5

Nilai Neptu Pasaran

Pasaran Nilai Neptu
Kliwon 8
Legi 5
Pahing 9
Pon 7
Wage 4

Sebagai contoh, hari ini Jumat Kliwon memiliki neptu: 6 (Jumat) + 8 (Kliwon) = 14. Dalam primbon Jawa, Jumat Kliwon dianggap sebagai hari yang penuh dengan energi spiritual dan sering dikaitkan dengan hal-hal mistis dalam kepercayaan masyarakat Jawa.

Hari Libur Nasional 2026 Berdasarkan Keppres

Pemerintah Indonesia menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama melalui Keputusan Presiden (Keppres). Berikut daftar lengkap hari libur nasional 2026 yang telah ditetapkan:

Tanggal Hari Keterangan
1 Jan Kamis Tahun Baru Masehi 2026
18 Jan Minggu Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
28 Jan Rabu Tahun Baru Imlek 2577
5 Mar Kamis Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
20 Mar Jumat Wafat Isa Almasih (Good Friday)
30-31 Mar Sen-Sel Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
13 Apr Senin Hari Raya Idul Fitri (cuti bersama)
1 Mei Jumat Hari Buruh Internasional
13 Mei Rabu Kenaikan Isa Almasih
24 Mei Minggu Hari Raya Waisak 2570 BE
1 Jun Senin Hari Lahir Pancasila
6 Jun Sabtu Idul Adha 1447 H (est.)
27 Jun Sabtu Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H
17 Agt Senin Hari Kemerdekaan RI ke-81
5 Sep Sabtu Maulid Nabi Muhammad SAW
25 Des Jumat Hari Raya Natal

Catatan: Tanggal hari raya keagamaan berbasis kalender Hijriyah bersifat estimasi dan dapat berubah sesuai hasil sidang isbat Kementerian Agama RI.

"Penetapan hari libur nasional dan cuti bersama merupakan kebijakan pemerintah yang mempertimbangkan keseimbangan antara produktivitas nasional dan kebutuhan masyarakat untuk beristirahat serta merayakan hari-hari bersejarah."

Kementerian Ketenagakerjaan RI, dalam keterangan resmi perihal penetapan hari libur nasional

Peran Kementerian Agama dalam Penetapan Kalender Hijriyah

Penentuan awal bulan dalam kalender Hijriyah di Indonesia tidak dilakukan secara sepihak. Kementerian Agama RI menggelar sidang isbat (penetapan) setiap menjelang bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah. Metode yang digunakan adalah rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit) yang dikombinasikan dengan hisab (perhitungan astronomi).

Pada penetapan Idul Fitri 1447 H, Kementerian Agama RI mengumumkan 1 Syawal jatuh pada Senin, 30 Maret 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan laporan pengamatan hilal dari berbagai titik di seluruh Indonesia yang dikombinasikan dengan data hisab dari tim astronomi.

"Hasil rukyat dari 33 titik pengamatan di seluruh Indonesia menunjukkan hilal telah terlihat, sehingga 1 Syawal 1447 Hijriyah ditetapkan jatuh pada Senin, 30 Maret 2026."

Kementerian Agama RI, Pengumuman Sidang Isbat Idul Fitri 1447 H

Kalender Juni 2026: Mendekati Idul Adha

Bulan Juni 2026 menjadi salah satu bulan yang paling banyak dicari dalam kalender karena di dalamnya terdapat Idul Adha 1447 H, Hari Lahir Pancasila, dan estimasi awal Dzulhijjah. Berdasarkan hisab, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada 28 Mei 2026, sehingga Idul Adha (10 Dzulhijjah) diperkirakan jatuh pada 6 Juni 2026. Namun kepastiannya tetap menunggu sidang isbat resmi dari Kemenag.

Mengapa Masyarakat Indonesia Butuh Tiga Kalender Sekaligus?

Pertanyaan ini sering muncul, terutama di kalangan generasi muda. Jawabannya terletak pada keragaman budaya dan kepercayaan yang hidup di Indonesia. Kalender Masehi digunakan untuk keperluan administratif, bisnis, dan pemerintahan. Kalender Hijriyah menjadi panduan ibadah bagi sekitar 237 juta umat Islam di Indonesia. Sementara kalender Jawa, yang merupakan warisan peradaban Mataram Islam abad ke-17, tetap relevan bagi jutaan masyarakat Jawa untuk menentukan weton, hari baik pernikahan, dan berbagai ritual adat.

Bahkan di era digital sekalipun, aplikasi kalender berbasis weton masih diunduh jutaan kali di platform Android dan iOS, membuktikan bahwa tradisi ini jauh dari sekadar nostalgia.

Tiga Sistem Kalender yang Digunakan di Indonesia

Sistem Dasar Kegunaan Utama
Masehi (Gregorian) Revolusi Bumi mengelilingi Matahari Administrasi, bisnis, pendidikan
Hijriyah (Islam) Revolusi Bulan mengelilingi Bumi Ibadah Islam, hari raya keagamaan
Jawa Perpaduan kalender Saka dan Hijriyah Tradisi, adat, weton, hari baik

Recommended