Kalender 2026 Lengkap dengan Hijriyah dan Jawa, Kamis 7 Mei 2026 Jatuh di Tanggal Berapa?

Kalender 2026 terus menjadi referensi harian bagi jutaan orang Indonesia, terutama mereka yang membutuhkan panduan tanggal Hijriyah dan Jawa secara bersamaan. T

Kalender 2026 terus menjadi referensi harian bagi jutaan orang Indonesia, terutama mereka yang membutuhkan panduan tanggal Hijriyah dan Jawa secara bersamaan. Tidak sedikit yang setiap pagi membuka catatan atau aplikasi hanya untuk mengecek satu hal sederhana: hari ini tanggal berapa di kalender Islam, dan weton apa yang berlaku hari ini?

Pada Kamis, 7 Mei 2026, hari ini bertepatan dengan 9 Dzulqa'dah 1447 H dalam penanggalan Hijriyah, serta Kamis Pon dalam penanggalan Jawa. Dzulqa'dah sendiri merupakan bulan ke-11 dalam kalender Hijriyah dan termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan mulia) dalam Islam, sehingga banyak umat Muslim yang menaruh perhatian khusus terhadapnya.

Kebutuhan akan kalender yang memuat ketiga sistem penanggalan, yakni Masehi, Hijriyah, dan Jawa, semakin tinggi terutama menjelang momen-momen penting seperti pernikahan adat, hari besar keagamaan, hingga tradisi ruwatan. Artikel ini menyajikan data lengkap dan akurat untuk seluruh bulan Mei 2026 beserta konteks penting di baliknya.

Posisi Hari Ini: Kamis 7 Mei 2026
Masehi: Kamis, 7 Mei 2026
Hijriyah: 9 Dzulqa'dah 1447 H
Jawa: Kamis Pon, Tahun Je, Windu Sancaya
Wuku: Wuku Tolu
Bulan Jawa: Bulan Apit (Dzulqa'dah Jawa)

Weton Kamis Pon memiliki nilai neptu 16 (Kamis = 8, Pon = 7). Dalam tradisi primbon Jawa, weton ini diyakini memiliki karakter pribadi yang kuat, mandiri, dan berpengaruh. Meski kepercayaan ini bersifat kultural dan bukan bagian dari ajaran Islam, banyak masyarakat Jawa yang masih menjadikannya pertimbangan dalam menentukan hari baik.

Tentang Bulan Dzulqa'dah 1447 H

Dzulqa'dah adalah bulan ke-11 dalam kalender Hijriyah. Dalam tradisi Islam, bulan ini termasuk dalam empat bulan haram (Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab) yang disebutkan dalam Al-Quran Surah At-Taubah ayat 36. Pada bulan-bulan ini umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan menghindari perbuatan yang dilarang.

Secara historis, bulan Dzulqa'dah juga dikenal sebagai bulan persiapan sebelum musim haji. Para jamaah haji biasanya mulai bergerak menuju Mekkah pada akhir Dzulqa'dah untuk kemudian melaksanakan ibadah haji pada bulan Dzulhijjah. Pada tahun 2026, musim haji diperkirakan berlangsung sekitar bulan Juni sesuai perhitungan kalender Hijriyah.

Konversi Dzulqa'dah 1447 H ke Masehi

Tanggal Hijriyah Hari & Tanggal Masehi Keterangan
1 Dzulqa'dah 1447 H Rabu, 29 April 2026 Awal bulan Dzulqa'dah
9 Dzulqa'dah 1447 H Kamis, 7 Mei 2026 Hari Ini
10 Dzulqa'dah 1447 H Jumat, 8 Mei 2026
15 Dzulqa'dah 1447 H Rabu, 13 Mei 2026 Pertengahan bulan
29 Dzulqa'dah 1447 H Rabu, 27 Mei 2026 Menjelang akhir bulan
30 Dzulqa'dah 1447 H Kamis, 28 Mei 2026 Akhir Dzulqa'dah (jika 30 hari)
1 Dzulhijjah 1447 H Jumat, 29 Mei 2026* Perkiraan awal Dzulhijjah

*) Tanggal awal Dzulhijjah bersifat perkiraan, penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah melalui sidang isbat.

Kalender Lengkap Mei 2026: Masehi, Hijriyah, dan Jawa

Berikut tabel kalender lengkap bulan Mei 2026 yang memuat tanggal Masehi, padanan Hijriyah, weton Jawa, serta keterangan hari penting atau libur nasional.

Tgl Hari Hijriyah Pasaran Jawa Keterangan
1 Jumat 3 Dzulqa'dah 1447 Jumat Wage Hari Buruh Internasional
2 Sabtu 4 Dzulqa'dah 1447 Sabtu Kliwon
3 Minggu 5 Dzulqa'dah 1447 Ahad Legi
4 Senin 6 Dzulqa'dah 1447 Senin Pahing
5 Selasa 7 Dzulqa'dah 1447 Selasa Pon
6 Rabu 8 Dzulqa'dah 1447 Rabu Wage
7 Kamis 9 Dzulqa'dah 1447 Kamis Kliwon Hari Ini
8 Jumat 10 Dzulqa'dah 1447 Jumat Legi
9 Sabtu 11 Dzulqa'dah 1447 Sabtu Pahing
10 Minggu 12 Dzulqa'dah 1447 Ahad Pon
11 Senin 13 Dzulqa'dah 1447 Senin Wage
12 Selasa 14 Dzulqa'dah 1447 Selasa Kliwon
13 Rabu 15 Dzulqa'dah 1447 Rabu Legi
14 Kamis 16 Dzulqa'dah 1447 Kamis Pahing
15 Jumat 17 Dzulqa'dah 1447 Jumat Pon
16 Sabtu 18 Dzulqa'dah 1447 Sabtu Wage
17 Minggu 19 Dzulqa'dah 1447 Ahad Kliwon
18 Senin 20 Dzulqa'dah 1447 Senin Legi
19 Selasa 21 Dzulqa'dah 1447 Selasa Pahing
20 Rabu 22 Dzulqa'dah 1447 Rabu Pon
21 Kamis 23 Dzulqa'dah 1447 Kamis Wage
22 Jumat 24 Dzulqa'dah 1447 Jumat Kliwon
23 Sabtu 25 Dzulqa'dah 1447 Sabtu Legi
24 Minggu 26 Dzulqa'dah 1447 Ahad Pahing
25 Senin 27 Dzulqa'dah 1447 Senin Pon
26 Selasa 28 Dzulqa'dah 1447 Selasa Wage
27 Rabu 29 Dzulqa'dah 1447 Rabu Kliwon
28 Kamis 30 Dzulqa'dah 1447 Kamis Legi Akhir Dzulqa'dah*
29 Jumat 1 Dzulhijjah 1447* Jumat Pahing Perkiraan awal Dzulhijjah
30 Sabtu 2 Dzulhijjah 1447* Sabtu Pon
31 Minggu 3 Dzulhijjah 1447* Ahad Wage

*) Konversi tanggal Hijriyah bersifat perkiraan berdasarkan perhitungan hisab. Penetapan resmi mengikuti keputusan pemerintah RI melalui Kementerian Agama dan sidang isbat.

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Mei 2026
Tanggal Hari Keterangan Jenis
1 Mei 2026 Jumat Hari Buruh Internasional (May Day) Libur Nasional
7 Mei 2026 Kamis Hari ini (bukan libur) Hari Kerja

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang biasanya diterbitkan pemerintah setiap tahun, hari libur nasional dan cuti bersama 2026 dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan terbaru. Masyarakat disarankan untuk selalu mengecek pembaruan resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Agama RI.

"Penetapan hari libur nasional merupakan kewenangan pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi."

Sumber: Mekanisme resmi pemerintah RI dalam penetapan hari libur nasional
Sistem Penanggalan Jawa: Lima Pasaran dan Weton

Kalender Jawa menggunakan sistem dua siklus yang berjalan bersamaan: siklus tujuh hari (Ahad hingga Sabtu) dan siklus lima hari yang disebut pasaran. Lima hari pasaran tersebut adalah Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Kombinasi keduanya menghasilkan "weton" yang berulang setiap 35 hari sekali.

Pasaran Nilai Neptu Karakter Umum (Primbon)
Legi 5 Ramah, disukai banyak orang
Pahing 9 Tegas, berpendirian kuat
Pon 7 Mandiri, berpengaruh
Wage 4 Jujur, sederhana
Kliwon 8 Peka, berkarisma

Nilai neptu hari juga berbeda: Ahad (5), Senin (4), Selasa (3), Rabu (7), Kamis (8), Jumat (6), Sabtu (9). Total neptu weton diperoleh dari penjumlahan neptu hari dan neptu pasaran, dan ini yang lazim digunakan dalam perhitungan hari baik versi Jawa.

Weton Kamis 7 Mei 2026
Hari: Kamis (Neptu 8)
Pasaran: Kliwon (Neptu 8)
Total Neptu: 16
Karakter: Peka, berkarisma, memiliki ketegasan dan kepekaan batin yang tinggi menurut tradisi primbon Jawa
Cara Kerja Kalender Hijriyah dan Mengapa Berbeda dengan Masehi

Kalender Hijriyah adalah kalender lunar (berdasarkan pergerakan bulan), sehingga satu tahun Hijriyah lebih pendek sekitar 10 hingga 11 hari dibandingkan tahun Masehi yang berbasis solar (pergerakan matahari). Inilah mengapa tanggal-tanggal penting Islam seperti Ramadan, Idul Fitri, atau Idul Adha setiap tahunnya bergeser mundur sekitar 10 hari dalam kalender Masehi.

Ada dua metode utama dalam menentukan awal bulan Hijriyah di Indonesia. Pertama, metode hisab (perhitungan astronomis), yang digunakan oleh organisasi seperti Muhammadiyah. Kedua, metode rukyat (pengamatan hilal secara langsung), yang digunakan sebagai dasar penetapan resmi pemerintah melalui sidang isbat Kementerian Agama. Perbedaan metode ini kadang mengakibatkan perbedaan satu hari dalam penetapan awal bulan antara berbagai organisasi Islam.

"Pemerintah Indonesia dalam menetapkan awal bulan Hijriyah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah, menggunakan metode rukyatul hilal yang dikombinasikan dengan hisab, dan hasilnya ditetapkan melalui sidang isbat yang melibatkan ormas Islam dan ahli astronomi."

Sumber: Kementerian Agama Republik Indonesia, mekanisme sidang isbat
Kalender Masehi 2026: Ringkasan Bulan per Bulan

Bagi yang membutuhkan gambaran menyeluruh, berikut ringkasan padanan Hijriyah untuk setiap bulan Masehi di tahun 2026.

Bulan Masehi 2026 Rentang Hijriyah Hari Besar Islam
Januari 2026 Jumadil Akhir 1447 H
Februari 2026 Rajab 1447 H Isra Miraj (perkiraan)
Maret 2026 Sya'ban 1447 H Malam Nisfu Sya'ban
April 2026 Ramadan 1447 H Ramadan, Nuzulul Quran, Lailatul Qadr
Mei 2026 Syawal – Dzulqa'dah 1447 H Idul Fitri (awal Mei)
Mei 2026 (kini) 9 Dzulqa'dah 1447 H Hari Ini
Juni 2026 Dzulhijjah 1447 H Idul Adha, Musim Haji
Juli 2026 Muharram 1448 H Tahun Baru Islam 1448 H, Asyura
Agustus 2026 Safar 1448 H
September 2026 Rabiul Awal 1448 H Maulid Nabi SAW (perkiraan)
Oktober 2026 Rabiul Akhir 1448 H
November 2026 Jumadil Awal 1448 H
Desember 2026 Jumadil Akhir 1448 H

*) Semua tanggal hari besar Islam bersifat perkiraan berdasarkan perhitungan hisab. Tanggal resmi mengikuti keputusan pemerintah.

Idul Fitri 2026 Jatuh di Tanggal Berapa?

Berdasarkan perhitungan hisab, Idul Fitri 1447 H atau 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Minggu, 20 April 2026. Namun penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama RI yang biasanya dilakukan pada malam ke-29 Ramadan.

Artinya, bulan Mei 2026 sudah memasuki masa setelah Lebaran, tepatnya berada di penghujung bulan Syawal dan awal Dzulqa'dah. Pada masa ini, banyak masyarakat yang masih berada dalam suasana silaturahmi pasca Lebaran dan beberapa daerah masih menggelar tradisi halal bihalal.

Idul Adha 2026: Persiapan Menjelang Dzulhijjah

Karena saat ini sudah memasuki bulan Dzulqa'dah, artinya Idul Adha 1447 H (10 Dzulhijjah 1447 H) sudah semakin dekat. Berdasarkan perkiraan hisab, Idul Adha 2026 akan jatuh sekitar akhir Juni 2026, tepatnya diperkirakan pada Kamis, 28 Juni 2026. Namun sekali lagi, kepastiannya tergantung pada hasil rukyat hilal dan sidang isbat pemerintah.

Bagi calon jamaah haji, bulan Dzulqa'dah adalah waktu puncak persiapan karena pemberangkatan kloter pertama biasanya terjadi di penghujung bulan ini. Sementara bagi masyarakat umum, ini saat yang tepat untuk mulai mempersiapkan hewan kurban dan merencanakan kegiatan Idul Adha.

Aplikasi dan Sumber Resmi untuk Cek Kalender Hijriyah

Untuk memastikan keakuratan tanggal Hijriyah, beberapa sumber resmi yang bisa dijadikan acuan antara lain situs Kementerian Agama RI (kemenag.go.id), aplikasi Muslim Pro, dan portal Bimas Islam Kemenag. Selain itu, organisasi seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah juga menerbitkan kalender resmi mereka sendiri setiap tahun.

Perbedaan antara kalender NU dan Muhammadiyah umumnya hanya berbeda satu hari karena perbedaan metode (rukyat vs hisab), dan keduanya sama-sama diakui secara resmi oleh pemerintah Indonesia.

Recommended