Mendekati Idulfitri, banyak karyawan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) yang berdekatan dengan bonus tahunan. Momentum ini bisa dimanfaatkan untuk menata kembali kondisi keuangan keluarga, termasuk mempersiapkan dana pendidikan anak.
Biaya pendidikan terus meningkat setiap tahun. Rata-rata biaya kuliah meningkat sekitar 6,03 persen per tahun, sementara kenaikan gaji tahunan rata-rata hanya sekitar 3 persen. Tanpa perencanaan matang, orang tua mungkin harus mengorbankan kebutuhan lain atau berutang.
Certified Financial Planner Annisa Steviani membagikan panduan praktis dalam diskusi “Gaji Gak Kabur, Pendidikan Anak Jalan Teratur”. Ia menekankan pentingnya memulai perencanaan dana pendidikan sejak dini.
"Banyak orang tua baru mulai memikirkan dana pendidikan ketika anak sudah masuk usia sekolah. Padahal, perencanaan idealnya dimulai sejak anak masih dalam kandungan atau sejak lahir. Semakin cepat dimulai, semakin ringan langkahnya," ujar Annisa dikutip pada Selasa, 10 Maret 2026.
Berikut langkah-langkah yang disarankan:
- Survei biaya sekolah dari TK hingga perguruan tinggi untuk mengetahui kisaran biaya.
- Siapkan plan B dan plan C sebagai alternatif jika anak tidak diterima di sekolah pilihan pertama.
- Buat estimasi biaya setiap jenjang pendidikan beserta proyeksi kenaikannya.
- Pertimbangkan jarak kelahiran anak agar kebutuhan dana pendidikan tidak bertumpuk.
- Perhatikan aspek perlindungan finansial selain menabung atau berinvestasi.
Selain itu, perlindungan finansial keluarga juga penting. Head of Corporate Communications Allianz Indonesia, Wahyuni Murtiani, menekankan pentingnya perlindungan asuransi agar rencana jangka panjang tetap terjaga.
Momentum THR dan bonus tahunan bisa menjadi langkah awal untuk menyiapkan dana pendidikan anak secara terencana. Dana tersebut juga bisa dialokasikan untuk dana darurat keluarga, perlindungan terhadap risiko tak terduga, hingga investasi jangka panjang sesuai profil risiko.
Dengan perencanaan yang matang dan disiplin, keluarga dapat memastikan pendidikan anak tetap berjalan lancar tanpa mengorbankan stabilitas keuangan di masa depan.