Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) kembali menghadirkan program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2026. Program unggulan ini membuka kesempatan bagi para pekerja seni untuk terlibat aktif dalam mengajar di dunia pendidikan formal, seperti dilansir dari Medcom.
Kehadiran program GSMS menjadi langkah konkret dalam mengatasi kekurangan guru seni budaya di berbagai wilayah Indonesia. Seniman yang lolos seleksi akan mendampingi siswa dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK, hingga SLB melalui aktivitas ekstrakurikuler.
Proses pendaftaran untuk para seniman resmi dibuka mulai 18 Mei hingga 1 Juni 2026. Seleksi kandidat akan menitikberatkan pada penilaian portofolio, tingkat kompetensi, serta keselarasan bidang keahlian seni yang dikuasai.
Setelah masa pendaftaran, tahapan seleksi akan berlangsung pada 2-4 Juni 2026, dan hasilnya diumumkan pada 8 Juni 2026. Seniman terpilih bakal melaksanakan pembelajaran berbasis proyek secara tatap muka sebanyak 15 kali pertemuan.
Setiap sesi mengajar berlangsung minimal 90 menit dalam rentang waktu paling lama tiga bulan. Selama beraktivitas di sekolah, seniman juga akan didampingi oleh guru pamong dari satuan pendidikan setempat.
GSMS merupakan inisiatif pemerintah yang mewadahi seniman untuk mengajar langsung di sekolah melalui ekstrakurikuler. Program di bawah Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kemenbud ini bertujuan membangun karakter siswa berbasis ekosistem kebudayaan.
Inisiatif ini bergerak dengan bersandarkan pada empat pilar utama, yaitu:
1. Penguatan karakter untuk menumbuhkan sikap kreatif, apresiatif, dan inovatif siswa melalui pembelajaran seni yang menyenangkan.
2. Pelestarian budaya guna memajukan dan memproteksi Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) di tingkat daerah.
3. Sinergi ekosistem demi membangun kolaborasi jangka panjang antara pihak sekolah, pelaku seni, dan pemerintah daerah.
4. Persiapan kompetisi sebagai wadah penyaringan murid bertalenta untuk melaju ke ajang nasional seperti Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N).
Daftar Kategori Seni yang Tersedia
Program GSMS 2026 menyediakan sembilan rumpun kategori seni yang dapat dipilih oleh pendaftar:
1. Seni Musik
2. Seni Kriya
3. Seni Media Baru
4. Seni Vokal
5. Seni Sastra
6. Seni Rupa
7. Seni Tari
8. Seni Pertunjukan
9. Film
Alur Seleksi dan Jadwal Pelaksanaan
Mekanisme pelaksanaan GSMS 2026 terbagi dalam tiga tingkatan seleksi. Tahap pertama dimulai dari seleksi calon mitra dinas, di mana dinas pendidikan daerah mendaftarkan diri sebagai penyelenggara wilayah.
Tahap kedua adalah seleksi seniman berdasarkan kompetensi individu. Tahap akhir melibatkan seleksi siswa secara lokal yang digerakkan langsung oleh pihak sekolah bersama seniman yang telah dinyatakan lolos.
Berikut adalah rincian jadwal pelaksanaan agenda terdekat program GSMS 2026:
1. Pendaftaran Seniman: 18 Mei – 1 Juni 2026
2. Seleksi Seniman: 2–4 Juni 2026
3. Pengumuman Seniman GSMS 2026: 8 Juni 2026
Untuk jadwal lokakarya, acara sepak mula (kick off), serta lini masa proses pelatihan mandiri akan diinformasikan oleh panitia pada waktu mendatang.
Penyelenggaraan GSMS 2026 juga berkomitmen penuh terhadap prinsip inklusivitas, kesetaraan gender, serta aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses pembelajaran hingga pameran karya tidak memungut biaya wajib dari orang tua murid.