Kemendikdasmen Siapkan Sekolah Model Deep Learning

Kemendikdasmen menyiapkan sekolah model yang menerapkan konsep deep learning. Guru dilatih untuk implementasi pembelajaran mendalam.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah menyiapkan sekolah model yang akan menjadi acuan dalam penerapan deep learning. Program ini sejalan dengan implementasi kurikulum baru yang menekankan pembelajaran mendalam.

Guru-guru yang telah terlatih dan menguasai konsep deep learning di sekolah tertentu akan menjadi fokus perhatian. Sekolah tempat mereka bertugas akan diproyeksikan sebagai model penerapan konsep ini.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa konsep deep learning, yang mulai diterapkan sejak awal 2025, mencakup pembelajaran mindful, meaningful, dan joyful. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan siswa terhadap materi pelajaran dan memaksimalkan penyerapan informasi.

Saat ditemui di Jakarta pada Sabtu, 7 Maret 2026, Mu'ti menyatakan bahwa pelatihan guru dan proses pengimbasan untuk penerapan deep learning masih terus berjalan.

Proses nominasi dan seleksi sekolah model juga tengah berlangsung, dengan harapan sekolah-sekolah tersebut dapat menerapkan deep learning secara penuh pada tahun ajaran baru 2026-2027.

Terdapat empat kerangka utama dalam pembelajaran deep learning, yaitu:

1. Strategi Mengajar

Guru berfokus pada pengalaman belajar murid yang autentik untuk mencapai tujuan belajar dan mewujudkan profil lulusan yang diharapkan. Praktik nyata dan keterampilan berpikir tingkat tinggi serta kolaborasi menjadi prioritas.

2. Kemitraan Pembelajaran

Kemitraan yang dinamis antara guru, peserta didik, orang tua, komunitas, dan mitra profesional membentuk kontrol pembelajaran bersama, tidak hanya terpusat pada guru.

3. Lingkungan Pembelajaran

Integrasi ruang fisik, virtual, dan budaya belajar yang fleksibel dirancang untuk mendukung kolaborasi, refleksi, eksplorasi, dan berbagi ide. Tujuannya mengakomodasi berbagai gaya belajar peserta didik secara optimal.

4. Pemanfaatan Teknologi

Teknologi digital berperan sebagai katalis untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan kontekstual, dengan beragam sumber belajar yang mendukung penciptaan pengetahuan bermakna bagi peserta didik.

Recommended