Kementerian Perindustrian (Kemenperin) resmi membuka pendaftaran Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) pada Selasa (21/4/2026) untuk menjaring calon siswa dan mahasiswa baru di seluruh unit pendidikan binaannya. Program ini mencakup jenjang SMK hingga politeknik guna memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di sektor industri nasional.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan bahwa penguatan pendidikan vokasi merupakan prioritas nasional di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diambil untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan tuntutan pasar kerja global maupun domestik.
"Bapak Presiden menekankan bahwa pendidikan vokasi harus menjadi prioritas nasional agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, baik di dalam negeri maupun pasar global," kata Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Sistem seleksi tahun ini dibagi menjadi tiga kategori utama, yaitu JARVIS Bersama, JARVIS Mandiri, dan JARVIS Prestasi. Sebagaimana dilaporkan Detik Finance, JARVIS Bersama merupakan sistem pendaftaran terpadu yang dilakukan secara serentak dan daring melalui situs resmi kementerian.
Jadwal pendaftaran JARVIS Bersama untuk tingkat politeknik dan akademi komunitas dimulai pada 6 April hingga 5 Juni 2026. Sementara itu, bagi pendaftar jenjang SMK, masa pendaftaran dibuka sejak 6 April dan berakhir pada 15 Mei 2026 melalui laman jarvis.kemenperin.go.id.
Hingga saat ini, Kemenperin mengelola 11 politeknik, 2 akademi komunitas, dan 9 SMK vokasi industri di berbagai wilayah. Seluruh unit pendidikan ini dirancang untuk memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan operasional dunia usaha dan dunia industri secara langsung.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Doddy Rahadi, memaparkan bahwa daya serap lulusan vokasi di bawah naungan kementerian tetap tinggi. Berdasarkan data tahun 2025, tingkat serapan industri mencapai 68 persen tepat setelah kelulusan.
Pihak Kemenperin memproyeksikan seluruh lulusan akan terserap ke dunia kerja dalam waktu maksimal enam bulan setelah menyelesaikan studi. Selain itu, ditegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran melalui jalur JARVIS tidak dipungut biaya atau gratis.
Masing-masing unit pendidikan tetap memiliki otoritas dalam menentukan jadwal untuk jalur Mandiri dan Prestasi. Calon peserta diharapkan memantau ketentuan internal pada sekolah atau kampus tujuan untuk detail pelaksanaan teknis lebih lanjut.