Kisah Indra Surya iTechLife, Terinspirasi Steve Jobs

Kreator iTechLife, Indra Surya, dulunya pemalu. Inspirasinya dari Steve Jobs mengubah hidupnya dan membawanya bertemu Tim Cook.

Di balik kesuksesan kanal teknologi iTechLife, tak banyak yang tahu ada kisah seorang pemuda pemalu yang kemudian bertransformasi. Indra Surya, sosok di balik kanal tersebut, mengaku sebagai seorang introvert sejak sekolah. Perkenalannya dengan Steve Jobs mengubah segalanya.

Indra mengaku, saat SMA dan awal kuliah dirinya sangatlah introvert.

Pada tahun 2010, Indra yang saat itu mahasiswa eBisnis Binus, pertama kali mengenal iPhone 3GS. Bukan hanya produk Apple itu yang membuatnya terkesan, tetapi juga sosok Steve Jobs.

Gaya presentasi Steve Jobs yang sederhana, slide minimalis, namun penuh makna, menghipnotis Indra. Momen tersebut menjadi titik balik yang mengubah cara pandangnya terhadap teknologi dan komunikasi.

Indra mengenang, tahun 2010 adalah kali pertama ia mengenal dan mengagumi Steve Jobs. "Gaya presentasi yang magis, slide presentasi yang hanya dengan satu-dua kata saja, tapi dia bisa menjelaskannya dengan cara yang sangat unik dari yang lain," kenangnya.

Dari situ, Indra mulai keluar dari zona nyaman. Terinspirasi Steve Jobs, ia berani tampil dan membangun kemampuan public speaking, yang menjadi fondasi penting saat membuat konten YouTube.

Indra menuturkan bahwa setelah mempelajari gaya presentasi Steve Jobs, ia jadi berani berbicara di depan banyak orang. "Ini juga jadi modal skill public speaking saya untuk di channel YouTube saya kelak hingga sampai hari ini," ujar Indra.

Filosofi Steve Jobs dan iTechLife

Bukan soal desain produk atau strategi bisnis, filosofi Jobs yang paling dalam diserap Indra adalah cara pandang terhadap teknologi itu sendiri.

Tagline iTechLife, "More Than Tech. Think Different.", bukan sekadar branding, melainkan cerminan bagaimana Indra memandang ekosistem Apple: bukan sebagai kumpulan gadget mahal, tetapi alat yang bisa mengubah kehidupan sehari-hari.

"More than tech merepresentasikan manfaat gadget dalam kehidupan keseharian kita," jelasnya. Ia menambahkan bahwa pendekatannya kepada penonton bisa jauh lebih personal dengan kehidupan sehari-hari dari gadget yang digunakan.

Perjalanan panjang itu membawa Indra bertemu langsung dengan CEO Apple, Tim Cook, saat kunjungannya ke Indonesia.

"Pastinya nggak nyangka dan senang banget. Saya bisa menyampaikan pengalaman menggunakan produk Apple dan dampaknya dalam kehidupan saya," kata Indra.

Dalam pertemuan tersebut, Indra menceritakan perjalanannya, mulai dari awal mengenal Apple, membangun channel YouTube, hingga perkembangan komunitas pengguna Apple di Indonesia sejak awal 2010-an.

Momen itu semakin spesial ketika Indra mendapatkan tanda tangan Tim Cook langsung di iPhone 2G miliknya, perangkat yang ia anggap sakral.

"Saya sangat beruntung bisa dapat tanda tangan beliau di iPhone 2G saya. Seri ini begitu spesial karena menjadi bagian dari legacy Steve Jobs," ujarnya.

Bagi Indra, iPhone generasi pertama bukan sekadar perangkat lama, melainkan simbol awal revolusi smartphone modern dan pengingat visi besar Steve Jobs.

Sebagai kreator dengan ratusan ribu subscriber, Indra tetap memegang nilai yang sama: teknologi harus memberi manfaat nyata. Ia terus mendorong audiensnya untuk memanfaatkan perangkat yang dimiliki untuk belajar dan berkembang.

Kisah Indra menjadi refleksi dari perjalanan Apple yang tidak hanya menciptakan produk, tetapi juga menginspirasi individu untuk berpikir berbeda, berani melangkah, dan menciptakan dampak.

Dari seorang introvert, Indra menjelma menjadi YouTuber teknologi yang berpengaruh. Sebuah perjalanan yang berawal dari inspirasi sederhana dan berkembang seiring waktu, layaknya Apple.

Recommended