Jakarta menyelenggarakan Inspiring Asia Micro Film Festival 2026 yang mengajak generasi muda untuk mengasah empati dan daya pikir kritis melalui kompetisi film pendek pada Kamis, 30 April 2026. Ajang ini memfokuskan narasi pada pemberdayaan komunitas dengan total hadiah mencapai Rp325 juta bagi para pemenang.
Dilansir dari Medcom, festival ini merupakan kolaborasi strategis antara Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Tanoto Foundation, dan Campaign for Good. Kompetisi tersebut mengusung tema besar "Community Belonging, Resilience, Thriving" yang menyasar pelajar hingga organisasi profesi di seluruh Indonesia.
Panitia menyediakan tiga kategori utama bagi peserta, yakni Best Micro Film Award untuk kekuatan bercerita dan sinematik, Best Project Award untuk inisiatif komunitas yang berdampak nyata, serta kategori baru Best AI Film Award. Kategori berbasis kecerdasan buatan ini ditujukan untuk mendorong inklusivitas kreativitas tanpa hambatan biaya produksi konvensional.
Head of Strategic & Impact Communications Tanoto Foundation, Deviani Wulandari, menjelaskan bahwa festival ini menjadi platform strategis mengangkat praktik baik di masyarakat. Penegasan tersebut merujuk pada banyaknya inisiatif lokal di bidang pendidikan dan kesehatan yang belum mendapatkan visibilitas memadai untuk menjangkau dukungan publik.
"Banyak praktik baik di tingkat komunitas, baik dalam pengasuhan anak, pendidikan, maupun kesehatan, yang sebenarnya memiliki dampak nyata, namun belum banyak diketahui secara luas," ujar Deviani Wulandari, Head of Strategic & Impact Communications Tanoto Foundation.
Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Primadi H. Serad, menambahkan bahwa kompetisi ini menjadi ruang bagi pemuda untuk melatih kepekaan sosial. Menurutnya, pemimpin masa depan harus mampu menggali isu sosial secara kritis dan relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini.
Mekanisme seleksi festival ini menerapkan sistem community vetting, di mana masyarakat umum dapat ikut menilai karya yang lolos seleksi awal. Founder & CEO Campaign for Good, William Gondokusumo, menyatakan bahwa film merupakan medium paling kuat untuk menggerakkan aksi nyata dan keterlibatan langsung dari publik.
Pendaftaran peserta dibuka hingga 30 Juni 2026 melalui situs resmi inspiringindonesia2026.campaign.com bagi seluruh pembuat film independen dan organisasi masyarakat. Finalis asal Indonesia nantinya akan bersaing di tingkat regional Asia yang puncaknya dijadwalkan berlangsung di Manila, Filipina.
Seleksi internal akan dimulai pada 1-15 Juli 2026, diikuti tahap evaluasi akhir pada pertengahan Agustus. Pengumuman pemenang resmi dijadwalkan bertepatan dengan hari kemerdekaan pada 17 Agustus 2026, sebelum masuk ke tahap pemutaran film regional pada September mendatang.