Krakatau Steel Bukukan Laba Bersih USD 4,6 Juta Kuartal I-2026

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mencetak laba bersih USD 4,6 juta pada awal 2026 melalui program efisiensi dan optimalisasi produksi baja nasional.

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pemulihan kinerja keuangan dengan mencatatkan laba bersih sebesar USD 4,6 juta pada kuartal I-2026 yang berakhir Maret 2026. Capaian positif ini didorong oleh program efisiensi biaya dan stabilisasi operasional di tengah dinamika pasar global.

Dilansir dari Medcom, emiten baja plat merah ini berhasil membukukan pendapatan senilai USD 262,4 juta sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026. Keberhasilan meraih laba tersebut turut memperkuat posisi ekuitas perusahaan yang kini mencapai angka USD 745,7 juta.

Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, menjelaskan bahwa hasil ini menjadi indikator keberhasilan transformasi perusahaan yang mulai stabil. Penguatan neraca keuangan dipandang sebagai fondasi penting untuk menjaga aktivitas operasional tetap berkelanjutan.

"Kinerja kami mulai meningkat secara bertahap di awal tahun ini. Namun, kami tetap memandang bahwa program efisiensi masih menjadi kunci penting dalam menjaga momentum ini," ujar Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel dalam acara Coffee Morning Media with CEO KRAS di Jakarta.

Dari sisi operasional, total produksi perusahaan hingga Maret 2026 menembus 360 ribu ton baja. Fasilitas Hot Strip Mill (HSM) menyumbang produksi terbesar yaitu 230 ribu ton, sementara pabrik Cold Rolling Mill (CRM) berkontribusi sebanyak 130 ribu ton.

Optimalisasi fasilitas produksi utama ini merupakan bagian dari komitmen penguatan permodalan yang dilakukan bersama Danantara. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan nilai tambah produk domestik guna mendukung kemandirian industri manufaktur nasional.

Manajemen KRAS menargetkan total laba bersih sebesar USD 129 juta sepanjang tahun fiskal 2026. Fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan efisiensi di setiap lini produksi agar produk baja yang dihasilkan tetap kompetitif di pasar internasional maupun lokal.

Recommended