UGM Sediakan 2.837 Kursi Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka 2.837 kursi atau 30 persen kapasitas sarjana untuk jalur SNBT 2026 melalui sistem UTBK nasional terpusat.

Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka lowongan bagi 2.837 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) pada Kamis, 23 April 2026. Kuota tersebut mencakup sekitar 30 persen dari total kapasitas program sarjana dan sarjana terapan di universitas tersebut.

Proses seleksi jalur ini dilaksanakan melalui mekanisme Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan secara nasional dengan sistem terpusat. Dilansir dari Medcom, UGM menegaskan bahwa seluruh proses seleksi akan mengedepankan prinsip transparansi serta akuntabilitas bagi seluruh peserta.

Direktur Direktorat Pendidikan dan Pengajaran (DPP) UGM, Gandes Retno Rahayu, menjelaskan adanya perubahan teknis dalam penentuan lokasi ujian tahun ini. Peserta kini tidak lagi memilih pusat UTBK secara mandiri, melainkan hanya menentukan kota lokasi ujian yang diinginkan.

Panitia pusat nantinya akan mendistribusikan para peserta ke berbagai perguruan tinggi di kota pilihan tersebut secara merata. Langkah ini diambil untuk meningkatkan aspek keamanan pelaksanaan seleksi sekaligus menjamin keadilan bagi semua pendaftar dari berbagai latar belakang.

"Kami ingin semua peserta punya peluang yang sama, tanpa bergantung pada pilihan lokasi tertentu," ujar Gandes Retno Rahayu, Kamis, 23 April 2026. Menurutnya, skema baru ini dirancang untuk menjaga objektivitas dan pemerataan akses pendidikan tinggi.

Tingginya minat calon mahasiswa terlihat pada beberapa program studi yang memiliki tingkat persaingan ketat, seperti Kedokteran, Hukum, dan Psikologi. Selain itu, tren peningkatan peminat juga terjadi pada bidang Teknik, Manajemen, Teknologi Informasi, serta Ilmu Komputer.

Sebagai bentuk dukungan bagi mahasiswa dari luar daerah, UGM menyediakan fasilitas hunian di UGM Residence dengan kapasitas lebih dari 1.500 orang. Fasilitas ini mencakup ruang belajar, kantin, dan pengamanan 24 jam untuk menunjang fokus akademik mahasiswa baru.

Terkait dinamika bidang keilmuan, pihak kampus melakukan pengembangan kurikulum pada program studi yang mengalami penurunan minat, seperti matematika murni. Kurikulum tersebut kini diintegrasikan dengan disiplin ilmu terapan seperti data science dan kecerdasan buatan.

Recommended