Investor Lo Kheng Hong (LKH), dikenal sebagai Warren Buffett Indonesia, memiliki sejumlah saham emiten yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 27 Februari 2026 mencatat kepemilikan saham LKH tersebut.
Menurut data KSEI, LKH memiliki 209.339.500 lembar saham Sritex, setara dengan 1,02% dari total saham yang beredar. Harga saham Sritex saat ini adalah Rp 146 per lembar.
Total dana LKH yang tersangkut di Sritex mencapai sekitar Rp 30,56 miliar. BEI telah menghentikan perdagangan saham Sritex sejak 18 Mei 2021, disebabkan oleh beberapa faktor seperti laporan keuangan yang menunjukkan ekuitas negatif dan status pailit sejak Oktober 2024.
Selain SRIL, LKH juga memegang 779.207.000 lembar saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) atau sekitar 5,03%. Ia juga memiliki 154.835.300 lembar atau 5,62% saham PT ABM Investama Tbk (ABMM).
Selanjutnya, LKH tercatat memiliki 111.862.800 lembar saham PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) atau sekitar 1,16%. Selain itu, ia juga menggenggam 1.067.633.500 lembar atau 6,44% saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR).
Investor kawakan ini juga tercatat memiliki 63.141.100 lembar atau 1,58% saham PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN). Ia juga memiliki 696.038.100 lembar atau 6,71% saham PT Intiland Development Tbk (DILD).
LKH juga memegang 209.898.500 lembar atau sekitar 6,02% saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), serta 82.594.700 lembar atau 1,21% saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).
Lebih lanjut, Lo Kheng Hong memiliki 27.656.600 lembar atau 1,24% saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) dan 50.195.750 lembar atau 1,23% saham PT Paninvest Tbk (PNIN).
Lo Kheng Hong juga tercatat memiliki 50.318.100 lembar atau sekitar 1,29% saham PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG). Terakhir, ia menggenggam 153.251.700 lembar atau sekitar 2,16% saham PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS).