Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, mengungkapkan rincian perselisihan yang sering terjadi dengan mantan asisten pelatih Mitchell van der Gaag selama sesi latihan tim di Carrington pada periode 2023 hingga 2024. Perselisihan tersebut dipicu oleh keinginan Fernandes untuk mempertahankan intensitas kompetitif yang tinggi dalam setiap sesi latihan.
Adu argumen yang melibatkan gelandang asal Portugal tersebut sering kali berkaitan dengan hal-hal teknis yang mendetail. Dilansir dari Bola, Fernandes bahkan kerap memprotes keputusan offside yang dianggapnya keliru meskipun hal itu hanya terjadi dalam simulasi pertandingan di lapangan latihan.
"Saya sering berdebat dengan Van der Gaag soal offside di latihan," kata Bruno Fernandes, Gelandang Manchester United sebagaimana dilaporkan kembali oleh The Telegraph. Menurutnya, tindakan tersebut tidak dilandasi oleh emosi negatif terhadap staf kepelatihan.
Fernandes menjelaskan bahwa dorongan untuk menang merupakan alasan utama di balik sikap kerasnya tersebut. Dia khawatir jika standar tinggi tidak diterapkan dalam latihan, maka tingkat intensitas seluruh skuat Setan Merah akan mengalami penurunan saat melakoni pertandingan resmi.
Sebagai pemimpin tim, pemain berusia 31 tahun itu menyadari bahwa setiap gerak-geriknya menjadi contoh bagi pemain lain. Kehadiran energi dan tuntutan tinggi di lapangan dianggap sebagai bagian integral dari tanggung jawabnya sebagai kapten sejak penunjukannya menggantikan Harry Maguire.
Mitchell van der Gaag sendiri telah meninggalkan Manchester United pada Juli 2024 untuk memulai karier mandiri sebagai pelatih kepala. Sebelum berpisah, Van der Gaag sempat memimpin MU meraih kemenangan 3-0 atas Everton pada November 2023 saat menggantikan Erik ten Hag yang sedang menjalani masa skorsing.
Kepemimpinan Fernandes tetap menjadi tumpuan di tengah performa Manchester United yang masih fluktuatif di kompetisi domestik maupun Eropa. Dirinya menegaskan akan terus menggunakan suaranya untuk mendorong rekan setimnya agar mencapai performa maksimal di setiap kesempatan.