Lonjakan Pemesanan Jet Pribadi Selama Libur Lebaran 2026

Pemesanan jet pribadi mengalami kenaikan signifikan selama libur Lebaran 2026, terutama untuk silaturahmi, sementara angkutan udara naik 6,97%.

Pemesanan jet pribadi mencatat peningkatan signifikan selama periode libur Lebaran tahun 2026. Kenaikan ini didorong oleh tingginya kebutuhan masyarakat untuk bersilaturahmi, demikian diungkapkan oleh Wakil Menteri Perhubungan Suntana.

Suntana menjelaskan bahwa tingginya permintaan untuk layanan jet pribadi ini merupakan bagian dari keseluruhan kenaikan moda angkutan udara. Pernyataan tersebut disampaikan pada Rabu (1/4/2026) di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, seperti dilansir dari Detik Finance.

Meskipun data spesifik mengenai persentase kenaikan pemesanan jet pribadi tidak dirinci, moda angkutan udara secara keseluruhan menunjukkan pertumbuhan 6,97%. Total jumlah penumpang pesawat selama Lebaran tahun ini mencapai 4,77 juta orang.

Di samping laporan terkait kenaikan jumlah penumpang, Suntana juga menyoroti dampak konflik di Timur Tengah terhadap operasional penerbangan Indonesia. Ia menjelaskan bahwa beberapa rute penerbangan terpaksa harus disesuaikan atau diubah karena adanya zona larangan terbang yang berbahaya.

"Memang beberapa penerbangan yang melewati zona larangan terbang karena akibat perang tentu kita evaluasi, karena memang sangat membahayakan ya," ujar Suntana. Namun, ia menambahkan bahwa penerbangan menuju Timur Tengah, termasuk perjalanan ibadah umrah, masih dapat berjalan lancar setelah penyesuaian rute dilakukan.

"Tapi syukur alhamdulillah beberapa kegiatan saudara-saudara kita memberangkatkan ibadah umrah dan haji tetap berjalan," pungkas Suntana, menegaskan bahwa penyesuaian rute berhasil menjaga kelancaran perjalanan ibadah.

Recommended