Pendiri Apple Steve Jobs mengumumkan kerja sama krusial dengan Microsoft melalui investasi sebesar USD 150 juta dalam acara Macworld Expo di Boston pada Rabu, 6 Agustus 1997. Langkah ini diambil saat Apple berada di ambang kebangkrutan akibat kerugian finansial yang masif dan ketidakstabilan manajemen perusahaan.
Suntikan modal tersebut diberikan dalam bentuk saham tanpa hak suara, sehingga Microsoft memiliki kepentingan finansial tanpa mengambil alih kendali perusahaan. Selain dana segar, Microsoft berkomitmen melanjutkan pengembangan perangkat lunak Microsoft Office untuk perangkat Mac selama minimal lima tahun ke depan.
Dilansir dari Detik iNET, Apple saat itu menghadapi masalah operasional serius akibat lini produk yang terlalu banyak dan harga yang tidak kompetitif di pasar. Para analis sempat memprediksi bahwa perusahaan tersebut akan segera runtuh atau terpaksa diakuisisi oleh pihak lain sebelum kesepakatan ini tercapai.
Kembalinya Steve Jobs melalui akuisisi NeXT pada 1996 menjadi titik balik dalam upaya restrukturisasi internal. Jobs mulai memangkas jajaran produk yang dianggap tidak efisien untuk menstabilkan kondisi keuangan yang sangat rapuh pada awal tahun 1997.
Sebagai bagian dari perjanjian timbal balik, Apple setuju menjadikan Internet Explorer sebagai peramban web standar di seluruh perangkat Mac. Kedua raksasa teknologi ini juga menyepakati lisensi silang paten untuk mengakhiri berbagai sengketa hukum yang sebelumnya menguras sumber daya kedua belah pihak.
Langkah Bill Gates ini dianggap bukan sekadar bantuan cuma-cuma, melainkan strategi bisnis untuk menghadapi investigasi antimonopoli pemerintah Amerika Serikat. Microsoft memerlukan pesaing yang sehat di pasar agar tidak dianggap mengendalikan seluruh industri perangkat lunak secara tunggal.
Momen kemunculan Bill Gates melalui layar satelit di belakang Steve Jobs saat pengumuman berlangsung sempat mengejutkan para peserta Macworld Expo dan pelaku industri teknologi dunia. Kesepakatan ini kini tercatat sebagai salah satu momen paling bersejarah yang memastikan keberlangsungan ekosistem Apple hingga saat ini.