Microsoft Pertimbangkan Langkah Hukum pada OpenAI, Kenapa?

Microsoft mempertimbangkan tindakan hukum terkait kesepakatan OpenAI dengan Amazon yang berpotensi melanggar perjanjian cloud eksklusif.

Hubungan antara Microsoft dan OpenAI dikabarkan memanas. Microsoft disebut-sebut sedang mempertimbangkan langkah hukum terkait perjanjian baru OpenAI dengan Amazon yang berpotensi melanggar perjanjian cloud eksklusif yang telah disepakati.

Perselisihan ini melibatkan tiga perusahaan teknologi raksasa dan berawal dari kesepakatan senilai USD 50 miliar antara OpenAI dan Amazon. Kesepakatan ini memungkinkan OpenAI untuk menawarkan produk komersial terbarunya, Frontier, melalui Amazon Web Services.

Akan tetapi, kesepakatan tersebut berpotensi melanggar perjanjian OpenAI dengan Microsoft. Perjanjian ini mewajibkan semua model AI buatan OpenAI hanya tersedia melalui platform cloud Azure. Meskipun demikian, OpenAI dan Microsoft baru-baru ini mengumumkan bahwa Azure akan tetap menjadi penyedia cloud eksklusif untuk API OpenAI.

Juru bicara Microsoft menyatakan, "Kami yakin OpenAI mengerti dan menghormati pentingnya memenuhi kewajiban hukum ini," seperti dikutip dari Reuters, Kamis (19/3/2026).

Menurut laporan Financial Times, Amazon dan OpenAI sedang membangun sistem untuk mengakali kontrak tersebut. OpenAI juga berpendapat bahwa rencana mereka dengan Amazon sejalan dengan perjanjian yang telah mereka buat dengan Microsoft.

Namun, eksekutif Microsoft meyakini bahwa pendekatan yang diambil OpenAI tidak mungkin berhasil dan berpotensi melanggar perjanjian. Saat ini, kedua perusahaan sedang berdiskusi untuk menyelesaikan perselisihan ini tanpa melalui jalur hukum.

Seseorang yang mengetahui posisi Microsoft mengatakan, "Kami tahu kontrak kami."

Ia melanjutkan, "Kami akan menuntut jika mereka melanggarnya. Jika Amazon dan OpenAI ingin bertaruh pada kreativitas pengacara kontrak mereka, saya akan mendukung kami, bukan mereka."

Microsoft merupakan salah satu investor awal di OpenAI. Perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates ini menginvestasikan dana sebesar USD 1 miliar pada tahun 2019 dan USD 10 miliar pada awal tahun 2023.

Pada Desember 2025, Microsoft dan OpenAI menandatangani perjanjian tidak mengikat berdasarkan ketentuan kontrak baru, yang membuka jalan bagi OpenAI untuk bekerja sama dengan SoftBank, Nvidia, dan Amazon.

Recommended