Franco Ramos Mingo Bersinar, PSIM Yogyakarta Bersaing di Super League

Bek PSIM Yogyakarta Franco Ramos Mingo menuai pujian berkat penampilan apiknya di BRI Super League 2025/2026, menjadi pilar penting lini belakang Laskar Mataram.

Penampilan gemilang Franco Ramos Mingo di BRI Super League 2025/2026 terus menarik perhatian pecinta sepak bola. Bek asal Argentina ini telah menjelma menjadi salah satu pilar krusial di lini pertahanan PSIM Yogyakarta, Laskar Mataram, seperti dilansir dari Bola.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, secara khusus menggarisbawahi kontribusi signifikan dari Ramos. Menurut Van Gastel, pemain tersebut tidak hanya solid dalam menjaga pertahanan, tetapi juga memberikan dampak positif saat timnya menguasai bola.

"Saya sangat puas dengan performa Franco Ramos. Dia sangat penting bagi kami, baik saat bertahan maupun saat penguasaan bola," puji pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Jean-Paul van Gastel menambahkan bahwa Ramos telah mencetak empat gol sepanjang musim ini. Produktivitas seorang bek tengah dalam mencetak gol, terutama dari situasi bola mati, dianggap sebagai nilai tambah yang sangat krusial oleh Van Gastel.

Mantan asisten pelatih Besiktas tersebut mengungkapkan keyakinannya bahwa seorang bek tengah idealnya mampu menyumbangkan antara tiga hingga enam gol dari skema bola mati. Dengan capaian empat golnya, performa Ramos dinilai sangat baik dan memenuhi ekspektasi tersebut.

Dengan tinggi 188 cm, Franco Ramos Mingo menampilkan profil bek tengah modern yang lengkap. Ia tidak hanya tangguh dalam duel-duel krusial, tetapi juga memiliki kemampuan membaca permainan yang tajam serta distribusi bola yang akurat. Hal ini membuatnya kerap dipercaya untuk memimpin jantung pertahanan PSIM Yogyakarta.

Musim 2025/2026 ini menandai debut Ramos di kancah Liga Indonesia. Kehadirannya telah menciptakan keseimbangan signifikan bagi PSIM, baik dalam mengorganisir lini belakang maupun membangun serangan dari kedalaman. Selain empat gol, ia juga tercatat menyumbangkan satu assist.

Peran Tak Tergantikan di PSIM

Hingga saat ini, Ramos telah tampil dalam 23 pertandingan di BRI Super League musim ini, dengan total waktu bermain mencapai 2.053 menit. Catatan ini mengindikasikan betapa vitalnya peran sang bek dan menegaskan bahwa posisinya hampir tidak tergantikan dalam skuad Laskar Mataram.

Kontribusi konsisten Ramos turut membawa PSIM bertengger di posisi kedelapan klasemen sementara dengan raihan 38 poin. Poin tersebut didapat dari sembilan kemenangan, 11 hasil imbang, dan enam kekalahan dari total 26 pertandingan yang telah dijalani.

Adaptasi Pelatih dan Kebersamaan Tim

Di sisi lain, Jean-Paul van Gastel juga menyinggung tentang proses adaptasinya bersama PSIM Yogyakarta. Ia mengakui bahwa dirinya tidak membawa banyak asisten asing seperti kebanyakan pelatih asing lainnya. "Satu-satunya hal adalah secara umum pelatih asing lain membawa empat sampai lima asisten asing bersama mereka, sedangkan saya di sini hanya bersama satu pelatih fisik asing," jelasnya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menjadi kendala berarti bagi Van Gastel. "Namun, bagi saya itu bukan kesulitan. Ini tentang bagaimana kita bekerja sama. Jika ada keterlibatan, maka ada komitmen. Itulah yang terjadi sekarang, jadi saya merasa baik-baik saja dengan situasinya," pungkasnya, menunjukkan semangat kebersamaan dan kerja sama tim yang solid.

Recommended