Mitratel dan AALTO Perluas Kerja Sama Infrastruktur Digital

Mitratel dan AALTO melanjutkan kerja sama pengembangan Stratospace dan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia hingga Oktober 2027.

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) bersama AALTO HAPS Limited (AALTO), anak perusahaan Airbus, memperluas kolaborasi mereka dalam mengembangkan Stratospace dan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) berlangsung di Mobile World Congress (MWC) Barcelona, Spanyol.

Kerja sama ini bertujuan menyediakan solusi konektivitas inovatif, andal, dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia. AALTO akan menjadi penyedia layanan konektivitas Stratospace dan operator Stratocraft, termasuk penempatan, pengoperasian, dan pengelolaan solusi berbasis High Altitude Platform System (HAPS).

Mitratel, sebagai penyedia infrastruktur menara telekomunikasi dan bagian dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), akan mendukung implementasi melalui penyediaan dan pengelolaan infrastruktur menara yang diperlukan.

Inisiatif ini dijalankan dengan menjunjung tinggi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) serta mematuhi seluruh ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi TelkomGroup dalam menyiapkan fondasi next generation infrastructure yang melengkapi jaringan terestrial.

Menurut Seno, teknologi HAPS berpotensi menjawab tantangan layanan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta mendukung pemulihan layanan saat infrastruktur terestrial terganggu. Seno menambahkan TelkomGroup mendukung kelanjutan inisiatif ini melalui pengujian dan studi kelayakan yang komprehensif.

CEO Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, menegaskan inisiatif ini sejalan dengan komitmen perseroan dalam memperkuat ekosistem infrastruktur digital Indonesia. Diharapkan, sinergi antara infrastruktur menara dan teknologi HAPS mampu meningkatkan kualitas layanan dan memperluas cakupan sistem telekomunikasi nasional.

CEO AALTO, Hughes Boulnois, menyampaikan bahwa penguatan kerja sama ini berlangsung di tengah meningkatnya momentum komersial teknologi Stratospace. Boulnois menambahkan kemampuan Zephyr dalam menghadirkan konektivitas langsung ke perangkat (direct-to-device) membuka peluang untuk menjangkau wilayah dengan keterbatasan akses sekaligus meningkatkan keandalan jaringan.

Dengan perpanjangan MoU hingga Oktober 2027, kedua perusahaan akan terus mengevaluasi potensi integrasi antara teknologi HAPS dan infrastruktur telekomunikasi, sebagai komitmen bersama dalam memperluas akses konektivitas dan mempercepat transformasi digital Indonesia.

Recommended