Cremonese Kalah Telak 1-4 dari Fiorentina di Serie A

Cremonese, diperkuat Emil Audero, kalah telak 1-4 dari Fiorentina pada lanjutan Serie A. Kekalahan ini membuat Cremonese terpuruk di zona degradasi.

Cremonese menelan kekalahan memalukan di kandang sendiri, Stadion Giovanni Zini, Selasa (17/3/2026) dini hari WIB, dengan skor 1-4 saat menjamu Fiorentina.

Cremonese semakin terpuruk dalam persaingan Serie A 2025/2026. Pada pertandingan ke-29, tim yang diperkuat penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali meraih hasil negatif.

Gawang Emil Audero mulai kebobolan pada menit ke-25. Fabiano Parisi mencetak gol setelah menerima umpan dari Rolando Mandragora. Tujuh menit berselang, Roberto Piccoli kembali memaksa Audero memungut bola dari gawangnya.

Empat menit babak kedua berjalan, gawang Emil Audero kembali dibobol. Cremonese sempat memperkecil kedudukan melalui David Okereke pada menit ke-57, mengubah skor menjadi 1-3. Namun, Albert Gudmundsson kembali menjebol gawang Emil Audero pada menit ke-70, memastikan kemenangan Fiorentina 1-4.

Dengan kekalahan ini, Cremonese masih berada di zona degradasi, tepatnya posisi ke-18 dengan 24 poin dari 29 pertandingan. Tiga tim terbawah klasemen akhir Serie A akan terdegradasi.

Cremonese terpaut tiga poin dari Lecce, yang berada di zona aman, dan unggul enam poin dari Pisa dan Hellas Verona di posisi dua terbawah.

Cremonese belum pernah menang dalam 15 pertandingan terakhir. Terakhir kali mereka menang adalah saat mengalahkan Lecce 2-0 pada 7 Desember 2025. Setelah itu, Cremonese hanya meraih empat hasil imbang dan 11 kekalahan.

Serie A Liga Italia musim ini menyisakan sembilan pertandingan lagi. Cremonese masih memiliki peluang untuk meraih poin.

Cremonese akan menghadapi Parma pada akhir pekan ini, Sabtu (21/3/2026). Setelah itu, kompetisi akan libur karena jeda internasional, dan dilanjutkan kembali dengan pertandingan melawan Bologna pada 5 April.

Pelatih Cremonese, Davide Nicola, memahami kekecewaan para penggemar. Ia tetap percaya timnya bisa bangkit dan bertahan di Serie A.

"Sorakan ejekan di stadion bisa dimengerti, kita perlu tetap dekat dengan tim. Tapi saya tidak ingin mengatakan apa pun kepada penggemar kami yang selalu mengkritik kami. Wajar juga jika mereka menunjukkan kemarahan mereka, mungkin itu bahkan bisa bermanfaat bagi kami," ujar Davide Nicola usai laga kontra Fiorentina.

Davide Nicola lebih memilih untuk fokus pada kekuatan timnya dan mencari solusi daripada menyalahkan siapapun. Ia juga menambahkan bahwa timnya hanya terpaut tiga poin dari zona aman.

"Saya lebih suka melihat kekuatan para pemain kami dan tidak menyalahkan siapa pun. Cukup aman hanya berjarak tiga poin, meskipun tidak mudah ketika kami begitu rapuh. Kita perlu menciptakan titik balik mulai dari pertandingan berikutnya. Saya percaya pada hal itu, itulah tujuan kami."

"Kami agak rapuh dalam kebobolan. Ini tidak dapat diselesaikan dengan menambah kesedihan atau depresi, tetapi dengan antusiasme dari mereka yang tahu bahwa keselamatan hanya berjarak tiga poin. Semuanya masih bisa dicapai," tandas Davide Nicola.

Recommended