Motorola secara resmi memperkenalkan detail lengkap ponsel lipat terbarunya, Motorola Razr Fold, di ajang Mobile World Congress (MWC) 2026. Sebelumnya, perangkat ini sempat diperkenalkan secara terbatas di CES.
Razr Fold menjadi ponsel lipat bergaya buku pertama dari lini Razr, dengan desain yang menyerupai Samsung Galaxy Z Fold7. Perangkat ini dijadwalkan meluncur pertama kali di Eropa, sebelum kemudian diperluas ke pasar Amerika Utara dalam beberapa bulan mendatang.
Motorola menawarkan beberapa konfigurasi RAM, yaitu 12GB atau 16GB LPDDR5X, dengan pilihan penyimpanan internal mulai dari 256GB, 512GB, hingga 1TB. Harga yang diumumkan oleh Motorola berada di kisaran EUR2.000 atau sekitar Rp39 jutaan, yang diperkirakan untuk varian 512GB.
Dari segi performa, Razr Fold ditenagai oleh Snapdragon 8 Gen 5 versi non-Elite. Pilihan chipset ini cukup menarik, mengingat model Razr 60 Ultra sebelumnya menggunakan varian Elite.
Namun, Razr Fold diklaim sebagai salah satu ponsel lipat paling tebal dan berat di kelasnya, dengan bobot mencapai 243 gram. Perangkat ini memiliki sertifikasi IP49, yang memberikan perlindungan terhadap debu dan air, meskipun belum setinggi beberapa kompetitor dengan sertifikasi IP68/IP69.
Dari sisi desain, Motorola tetap mempertahankan estetika khasnya. Bagian belakang ponsel memiliki tekstur unik dengan pilihan warna Pantone Lily White dan Pantone Blackened Blue. Frame berbahan metal dibuat tidak mengkilap untuk memberikan grip yang lebih baik dan mengurangi bekas sidik jari. Tombol volume terpisah, sensor sidik jari kapasitif yang menyatu dengan tombol daya, serta tombol khusus AI/shortcut tersedia di sisi perangkat.
Razr Fold dibekali layar luar 6,6 inci dengan rasio 21:9, resolusi 2.520 x 1.080 piksel, dan refresh rate 165Hz. Layar ini memberikan pengalaman penggunaan yang mendekati ponsel konvensional.
Saat dibuka, pengguna akan mendapatkan layar utama 8,09 inci dengan rasio mendekati persegi (8:7.2) dan resolusi 2.484 x 2.232 piksel. Panel dalam menggunakan teknologi LTPO dengan refresh rate adaptif 1–120Hz. Kedua layar mendukung 10-bit color dan Dolby Vision, dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 6.000 nits pada layar luar dan 6.200 nits pada layar utama.
Motorola menyematkan baterai 6.000mAh pada Razr Fold, yang mendukung pengisian daya 80W kabel dan 50W wireless charging. Di beberapa wilayah, perangkat ini akan dibundel dengan charger 90W.
Untuk sektor fotografi, Razr Fold membawa tiga kamera belakang 50MP. Kamera utama menggunakan sensor Sony Lytia 828 berukuran 1/1.28 inci. Kamera telephoto memakai sensor Sony Lytia 600 setengah inci, sedangkan kamera ultrawide menggunakan sensor 1/2.76 inci. Rentang focal length yang tersedia mencakup 23mm f/1.6 (utama), 71mm (telephoto), dan 12mm f/2.0 (ultrawide). Sistem ini mendukung zoom optik hingga 3x dan digital hingga 6x.