MR.D.I.Y. Indonesia Resmikan Waste Station di MRT Blok M

MR.D.I.Y. meluncurkan fasilitas pengelolaan sampah anorganik di MRT Blok M Jakarta untuk mendukung kelestarian lingkungan mulai Senin (27/4/2026).

PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR.D.I.Y. Indonesia meresmikan fasilitas pengelolaan sampah Waste Station di kawasan MRT Blok M, Jakarta Selatan, pada Senin (27/4/2026). Peluncuran infrastruktur ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bumi sekaligus menjadi solusi fungsional bagi lebih dari 120 ribu penumpang MRT setiap harinya.

Langkah ini diambil menyusul data Kementerian Lingkungan Hidup yang mencatat sampah belum terkelola di Indonesia mencapai 109.092 ton per hari hingga akhir 2025. Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, Jakarta sendiri menyumbang volume sampah harian sebesar 7.100 hingga 8.000 ton.

Waste Station yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan Rekosistem ini memiliki kapasitas tampung antara 120 hingga 150 kg sampah anorganik per hari. Masyarakat yang menyetorkan sampah melalui fasilitas ini akan memperoleh poin reward melalui aplikasi yang dapat dikonversi menjadi saldo dompet digital.

"Keberlanjutan lingkungan adalah komitmen jangka panjang kami. Waste Station ini adalah langkah lanjutan setelah Recycle Dropbox yang kini hadir di 52 toko di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten," kata Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia, Rika Juniaty Tanzil.

Rika menambahkan bahwa perusahaan berupaya memudahkan publik dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab di titik dengan mobilitas tinggi. Sepanjang 2025, perusahaan mencatat telah mengumpulkan 2.445 kg sampah dari berbagai inisiatif termasuk aksi bersih pantai di Bulukumba.

Selain pengumpulan sampah, perusahaan telah memanfaatkan kembali 84 ton limbah karton untuk operasional logistik guna mengurangi pemakaian material baru. Program lingkungan lainnya mencakup penguatan 10 bank sampah di Jabodetabek dan penanaman 300 bibit pohon di Taman Hutan Raya Banten.

Chief Operating Officer Rekosistem, Joshua Valentino, menyatakan bahwa penempatan fasilitas di lokasi strategis bertujuan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat secara luas. Sistem insentif yang terintegrasi diharapkan dapat menjadikan aktivitas memilah sampah dari rumah sebagai kebiasaan sehari-hari.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memberikan apresiasi atas pembangunan unit ini sebagai contoh konkret kerja sama multipihak. Desain unit Waste Station tersebut dikerjakan oleh seniman visual Wulang Sunu yang memasukkan elemen pemberdayaan lokal dan keberlanjutan lingkungan.

Recommended