OK OCE Perkuat Kolaborasi dengan USC Marshall School of Business

OK OCE menggandeng USC Marshall School of Business melalui program Global Applied Research untuk pengembangan UMKM.

OK OCE Indonesia kembali menjalin kolaborasi internasional dengan University of Southern California (USC) Marshall School of Business melalui program Global Applied Research.

Founder OK OCE, Sandiaga Uno, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi AI dalam bisnis tetap memerlukan peran aktif manusia. Menurutnya, partisipasi manusia (human in the loop atau HITL) penting untuk memastikan AI bekerja secara manusiawi, aman, dan sesuai dengan tujuan OK OCE.

"Keputusan keputusan diambil berdasarkan data, karena kita sekarang harus adaptif dengan teknologi,contohnya AI, tentunya penggunaan AI tetap dibutuhkan partisipasi manusia secara aktif human in the loop(HITL). HITL penting karena memastikan AI bekerja lebih manusiawi, aman, agar sesuai dengan tujuan gerakan OK OCE", ungkapnya,16 Maret 2026, Recapital Building, Jakarta Selatan.

Sandiaga juga berbagi pengalamannya saat terkena PHK pada tahun 1999 kepada mahasiswa USC. Setelah mengalami PHK, ia melamar ke sekitar 25 perusahaan namun tidak berhasil karena kondisi ekonomi yang buruk. Akhirnya, ia memutuskan untuk memulai usaha sendiri sebagai konsultan keuangan dan mendirikan perusahaan investasi, Saratoga Investama Sedaya Tbk.

Sandiaga menegaskan bahwa tujuannya beralih dari karyawan menjadi entrepreneur adalah untuk menciptakan lapangan kerja yang luas, sejalan dengan visi misi OK OCE.

Program Global Applied Research yang memasuki kunjungan ketiga ini bertujuan untuk menghasilkan solusi inovatif bagi tantangan bisnis dan sosial global, terutama dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Ketua Umum OK OCE, Iim Rusyamsi, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud komitmen bersama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Iim menambahkan bahwa mahasiswa akan mengunjungi anggota OK OCE untuk melihat langsung usaha yang mereka jalankan, seperti di bidang fesyen.

Bendahara Umum OK OCE, Rully Mardjono, yang juga merupakan pengajar Sistem Informasi Universitas Trisakti, menambahkan bahwa Indonesia dipilih sebagai lokasi implementasi riset karena dinamika ekonomi yang menarik serta ekosistem UMKM yang besar dan berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Tahun ini, mahasiswa USC akan mengunjungi beberapa UMKM di Indonesia, mulai dari peternakan hingga pelestarian terumbu karang di Bali.

Recommended