Princeton Digital Group Peroleh Pendanaan Rp13,7 Triliun Garap Pusat Data

Princeton Digital Group (PDG) mengamankan fasilitas pendanaan hijau senilai USD856 juta untuk mempercepat pembangunan pusat data JC3 hyperscale di Jakarta.

Princeton Digital Group (PDG) resmi mengamankan fasilitas pendanaan senilai USD856 juta atau sekitar Rp13,7 triliun pada pengumuman resminya di Jakarta, Mei 2026. Dana tersebut dialokasikan untuk mempercepat pembangunan kampus pusat data hyperscale JC3 milik perusahaan di wilayah Jakarta.

Fasilitas pembiayaan besar ini disalurkan oleh sindikasi perbankan internasional yang melibatkan institusi keuangan ternama seperti DBS, HSBC, Maybank, SMBC, dan Standard Chartered. Dilansir dari Medcom, skema pendanaan terbagi menjadi fasilitas sindikasi senilai USD456 juta dan tambahan pembiayaan sebesar USD400 juta.

Langkah strategis ini menggunakan skema Green Finance Framework milik PDG, yang memposisikannya sebagai salah satu pinjaman berbasis lingkungan terbesar di Asia. Kampus JC3 yang menjadi fokus utama proyek ini dirancang agar memiliki kapasitas total mencapai 120 MW guna melayani kebutuhan pasar domestik.

"Indonesia adalah pasar kunci dalam portofolio kami. Permintaan terhadap kapasitas pusat data berkualitas tinggi terus meningkat pesat seiring ekspansi perusahaan hyperscaler di dalam negeri," kata Rangu Salgame, Chairman sekaligus CEO dan Cofounder PDG.

Salgame menambahkan bahwa kemitraan ini merupakan bentuk pengakuan atas model bisnis perusahaan yang dinilai kuat oleh lembaga keuangan internasional. Saat ini, total portofolio PDG di Indonesia telah mencapai 400 MW, yang mencakup proyek JC3 serta peluncuran unit terbaru mereka, JC4.

Secara keseluruhan di kawasan Asia, PDG telah membangun portofolio infrastruktur digital dengan total kapasitas melampaui 1,8 GW. Jaringan operasional perusahaan yang berbasis di Singapura ini telah tersebar di tujuh negara, termasuk Jepang, Cina, Korea Selatan, India, dan Malaysia.

Pengembangan infrastruktur ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas regional demi mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Asia. PDG juga terus berkomitmen meningkatkan investasi pada sektor energi terbarukan untuk menjaga prinsip keberlanjutan dalam operasional pusat datanya.

Recommended