Mantan pemain Adhyaksa FC Jonny Campbell mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada akhir Maret 2026 sebagai mitra tanding skuad asuhan John Herdman. Kehadiran bek asal Amerika Serikat tersebut bertujuan untuk membantu persiapan Skuad Garuda menjelang turnamen FIFA Series 2026.
Dilansir dari Bola, keterlibatan Campbell terjadi karena pelatih John Herdman membutuhkan lawan tanding berkualitas dari kalangan pesepak bola profesional di tengah keterbatasan waktu persiapan. Saat pemanggilan tersebut, bek berusia 34 tahun itu berstatus tanpa klub sehingga bisa bergabung dalam sesi latihan intensif tim nasional.
Selama menjalani pemusatan latihan, Campbell berkesempatan mengamati langsung skema permainan yang diterapkan oleh John Herdman. Ia juga berbagi lapangan dengan sejumlah pemain diaspora yang berkarier di Eropa, termasuk Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Emil Audero, dan Maarten Paes.
Pemain yang pernah membela Persela Lamongan ini mengaku sangat terkesan dengan tingkat penguasaan bola yang ditunjukkan para pemain Indonesia. Campbell menyoroti bagaimana intensitas latihan membuatnya harus bekerja ekstra keras untuk menjaga kerapatan posisi lini pertahanan saat menghadapi tim utama.
"Mereka sangat baik dalam penguasaan bola, membuat kami banyak berlari. Saya punya jersey latihan yang mereka berikan sebagai kenang-kenangan. Itu hadiah kecil yang sangat menyenangkan," kata Jonny Campbell, mantan bek Ho Chi Minh City.
Selain kemampuan teknis individu, Campbell memberikan apresiasi khusus terhadap kedalaman materi pemain di sektor belakang. Ia secara spesifik menyebut kapten Jay Idzes sebagai pemain papan atas yang menunjukkan performa mengesankan selama sesi latihan bersama.
"Saya seorang bek tengah dan menurut saya bek-bek yang dimiliki Timnas Indonesia sangat bagus. Kapten Jay Idzes sangat mengesankan. Dia pemain yang sangat top," ujar Jonny Campbell terkait kualitas lini belakang Garuda.
Fasilitas pendukung yang digunakan Timnas Indonesia selama pemusatan latihan juga menarik perhatian Campbell, termasuk penggunaan teknologi pesawat tanpa awak (drone) dan layar televisi raksasa untuk evaluasi taktik. Skuad asuhan John Herdman selanjutnya dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis, Kepulauan Solomon, dan Bulgaria dalam ajang FIFA Series tersebut.