Pelni Kembali Berikan Diskon Angkutan Lebaran 2026

Pelni kembali memberikan diskon transportasi Angkutan Lebaran 2026 setelah mendapat anggaran Rp 42,3 miliar dari pemerintah.

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni kembali mendapatkan tugas untuk menyediakan diskon transportasi selama periode Angkutan Lebaran 2026. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 42,3 miliar sebagai stimulus untuk memberikan diskon sebesar 30%.

Menurut Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, program diskon ini berlaku untuk pembelian tiket kelas ekonomi di semua rute dengan periode keberangkatan mulai dari 11 Maret 2026 hingga 5 April 2026. Diskon 30% akan diterapkan pada tarif dasar kelas ekonomi, tetapi tidak termasuk biaya asuransi dan pas pelabuhan.

Andayani menyampaikan dalam konferensi pers Angkutan Lebaran Pelni 2026 di Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2026), "Anggaran yang diberikan oleh pemerintah 42 miliar, yang equivalent tiketnya 445.534 tiket. Program stimulus ini berlaku untuk semua rute, semua trayek, dengan diskon yang diberikan 30% dari tarif dasar."

Diskon ini berlaku untuk setiap pembelian tiket ekonomi hingga kuota yang diberikan oleh pemerintah terpenuhi. Dengan kata lain, program diskon transportasi akan dihentikan jika anggaran stimulus telah habis terpakai.

Andayani menambahkan, "Dari 445.534 yang diproyeksikan tadi, per hari ini telah terjual sebanyak 135.187 tiket, dengan total penyerapan anggaran dari Rp 42,3 miliar sebesar Rp 12,8 miliar atau sudah mencapai 30%."

Selain program diskon transportasi, Pelni juga berinisiatif menyelenggarakan layanan mudik gratis yang rutin diadakan setiap tahun menjelang Lebaran.

"Di samping dengan stimulus yang diberikan oleh pemerintah kepada Pelni dengan anggaran sebesar Rp 42 miliar, kami juga memiliki program mudik BUMN 2026," ucapnya.

Pelni bekerja sama dengan empat BUMN lain menyiapkan 2.756 tiket mudik gratis melalui angkutan laut. Tiket mudik gratis ini berlaku untuk berbagai rute dan jadwal perjalanan yang informasinya dapat diakses melalui media sosial perusahaan.

"Sampai dengan hari ini sudah terdapat 2.756 tiket yang diinisiasi oleh kami sendiri, 1.000 tiket, kemudian PLN 1.050 tiket, Persero Batang 250 tiket, Pegadaian 256 tiket, dan Telkomsel 200 tiket dengan masing-masing jadwal pelaksanaan tertera bisa diakses di website kami," pungkasnya.

Recommended