BINUS University Bekasi memperkenalkan program Business Hotel Management (BHM) untuk mencetak tenaga profesional dengan kemampuan kewirausahaan tinggi pada Selasa, 5 Mei 2026. Program ini dirancang guna mematahkan anggapan bahwa karier lulusan perhotelan hanya terbatas pada lingkungan hotel konvensional.
Dekan Fakultas Digital Communication and Hotel & Tourism BINUS University, Yanti, menjelaskan bahwa penerapan industry-based learning dan standar global menjadi kunci kesiapan mahasiswa. Sebagaimana dilansir dari Medcom, kurikulum dirancang dengan porsi 60 persen praktik dan 40 persen teori.
Pengembangan kompetensi mahasiswa dilakukan secara bertahap, dimulai dari fondasi dasar perhotelan pada tahun pertama. Memasuki tahun kedua, fokus pembelajaran beralih pada kemampuan manajerial dan kewirausahaan, diikuti program pengayaan atau enrichment pada tahun ketiga.
"Untuk mahasiswa perhotelan itu sangat luas sekali, apakah mereka wajib dan harus masuk ke industri hotel? Tentu jawabannya tidak," ujar Yanti, Dekan Fakultas Digital Communication and Hotel & Tourism BINUS University.
Sejak program keterlibatan industri digulirkan pada 2016, seluruh mahasiswa telah menjalani magang di jaringan hotel bertaraf global. Data institusi menunjukkan sekitar 30 persen mahasiswa berhasil mendapatkan kesempatan magang di luar negeri untuk memperkuat portofolio industri mereka.
Bagi mahasiswa angkatan 2022 ke atas, BINUS memberikan fleksibilitas dengan mengizinkan pengambilan 10 SKS dari program studi lain. Langkah ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan keterampilan hardskill maupun softskill di luar bidang utama perhotelan.
Selain jalur profesional, lulusan juga diarahkan untuk membangun mindset pengusaha melalui mata kuliah entrepreneurship yang wajib diambil. Yanti menegaskan bahwa jaminan karier global dan peluang wirausaha menjadi komitmen utama universitas kepada para orang tua mahasiswa.