Nindya Karya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Makassar dan Takalar

PT Nindya Karya melakukan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Makassar dan Takalar guna mengejar target program prioritas nasional Presiden Prabowo.

PT Nindya Karya melakukan percepatan pembangunan proyek Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Takalar dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (4/5/2026), guna mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diambil untuk memastikan fasilitas pendidikan tersebut rampung tepat waktu dengan kualitas konstruksi yang optimal.

Komisaris Utama PT Nindya Karya, Michael Umbas, meninjau langsung lokasi proyek untuk memantau perkembangan fisik dan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi. Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, proyek Sekolah Rakyat merupakan bagian dari agenda Asta Cita yang berfokus pada pemerataan akses pendidikan gratis di Indonesia.

Data pengerjaan di Kabupaten Takalar menunjukkan progres pembangunan telah mencapai 57 persen di atas lahan seluas kurang lebih 58.910 meter persegi. Sementara itu, progres pembangunan di Kota Makassar tercatat lebih tinggi, yakni mencapai 60 persen dengan luas lahan sekitar 71.239 meter persegi.

Pihak manajemen menerapkan strategi penambahan tenaga kerja hingga 700 orang dan pemberlakuan sistem kerja dua shift (double shift) untuk mengejar target penyelesaian. Upaya ini dilakukan terutama pada proyek di Takalar yang masih membutuhkan penanganan teknis pada tahap penyelesaian struktur dan arsitektur.

"Program ini harus dikerjakan dengan serius dan optimal karena dampaknya langsung ke masyarakat," kata Michael Umbas, Komisaris Utama PT Nindya Karya. Ia menegaskan agar setiap kendala lapangan segera dikoordinasikan dengan pemangku kepentingan tanpa mengajukan perpanjangan waktu pengerjaan.

Lingkup pekerjaan yang dikelola Nindya Karya meliputi persiapan lahan, struktur, arsitektur, mekanikal elektrikal, plumbing, hingga penyediaan furnitur sekolah. Di Makassar, meskipun progres relatif lebih baik, distribusi material dan penyelesaian isu teknis tetap dioptimalkan untuk menjaga momentum pembangunan.

Kunjungan kerja ini juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri Takalar Syamsurezky dan Asisten II Bidang Perekonomian Kota Makassar Zainal Ibrahim. Kolaborasi antarlembaga ini dimaksudkan untuk menjaga tata kelola proyek yang bersih dan transparan sesuai standar nasional.

Recommended