Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengimplementasikan kebiasaan hemat energi dalam rutinitas sehari-hari. Imbauan ini mencakup aktivitas di lingkungan rumah dan tempat kerja, seperti dilansir dari Detik Finance.
Airlangga Hartarto menekankan pentingnya efisiensi energi sebagai bagian dari upaya nasional. "Imbauan umum bagi masyarakat terkait efisiensi energi, masyarakat agar menjalankan kebiasaan hemat energi dalam aktivitas sehari-hari baik di rumah maupun di tempat kerja," ujarnya dalam sebuah konferensi pers virtual pada Selasa (31/3/2026).
Selain penghematan energi, masyarakat juga disarankan untuk memprioritaskan penggunaan transportasi publik. Langkah ini diharapkan dapat mendukung mobilitas yang lebih cerdas dan efisien. Kendati demikian, Airlangga mengingatkan bahwa produktivitas ekonomi harus tetap terjaga tanpa hambatan.
Ia menambahkan, "Mobilitas cerdas yaitu memprioritaskan penggunaan transportasi publik. Masyarakat tetap diminta produktif menjalankan roda ekonomi sebagaimana biasa." Pernyataan ini menegaskan keseimbangan antara efisiensi energi dan kelangsungan aktivitas ekonomi.
Di sektor pendidikan, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka atau luring akan terus dilaksanakan secara normal. Seluruh jenjang pendidikan, mulai dari dasar hingga menengah, dijadwalkan berlangsung lima hari dalam sepekan.
Tidak ada pembatasan untuk ajang olahraga yang berkaitan dengan prestasi maupun kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Sementara itu, untuk pendidikan tinggi semester empat ke atas, penyesuaian akan dilakukan sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendiktisaintek), pungkas Airlangga.