Pemerintah Perluas Pasar Ekspor Beras ke Negara Tetangga

Pemerintah memperluas pasar ekspor beras ke negara tetangga seperti Malaysia dan Papua Nugini, selain Arab Saudi.

Pemerintah berencana memperluas jangkauan pasar ekspor beras ke negara-negara tetangga. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyebutkan Malaysia hingga Papua Nugini kini menjadi target potensial, selain Arab Saudi yang sudah menjadi tujuan ekspor.

Sudaryono menyampaikan hal ini di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (12/3/2026). "(Selain Arab Saudi) ada, ya negara tetangga, Papua Nugini terus, Malaysia, Filipina," kata Sudaryono.

Peluang ekspor ke negara-negara tetangga ini terbuka lebar karena didukung oleh produktivitas beras dalam negeri yang tinggi, yang saat ini sedang dalam tahap pembahasan.

Sebelumnya, Indonesia telah berhasil mengekspor 2.000 ton beras ke Arab Saudi. Menurut Sudaryono, potensi ekspor ke negara tersebut bahkan bisa mencapai 50.000 ton, mengingat beras tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi jemaah Indonesia, tetapi juga jemaah dari negara lain.

"Nah potensinya bisa sampai 20 bahkan bisa 50 ribu. Kan intinya kan, kita juga bukan hanya ingin memberi makan jemaah kita, tapi juga ngasih makan jemaah haji dan umrah dari negara lain. Jadi kita, kita eskalasi lah total yang kita ekspor," jelasnya.

Recommended