Pemerintah Targetkan Pemulihan Aceh dan Sumbar dalam 3 Tahun

Pemerintah menargetkan pemulihan wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam tiga tahun pasca banjir bandang dan longsor.

Pemerintah terus berupaya mempercepat pemulihan wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor pada November 2025.

Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan pemulihan kondisi pendidikan berlangsung dalam tiga tahun, sesuai lini masa dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Jamjam Muzaki dari Kemendikdasmen menyampaikan target pemulihan ini sejalan dengan BNPB. Hal tersebut disampaikan dalam Dialog Kebijakan Kemendikdasmen di Tangerang Selatan, Minggu, 2 Maret 2026.

Pemulihan sarana dan prasarana pendidikan menjadi prioritas tahun ini, didukung penyesuaian kebijakan. Muzaki menyoroti kondisi di Aceh Tamiang, di mana sebagian jembatan belum tersambung, menyebabkan guru harus menyeberangi sungai dengan tali untuk mencapai sekolah.

"Dengan menggunakan sling gitu ya, jadi kayak tambang gitu, menggunakan sling saja," beber dia.

Selain itu, pihaknya berupaya memulihkan akses jalan serta memberikan pendampingan sosial kepada warga sekolah yang terdampak.

Muzaki menjelaskan bahwa banyak guru dan siswa menjadi korban dalam bencana ini, mengalami luka-luka, kehilangan, atau rumah rusak.

Kemendikdasmen telah mendirikan tenda darurat untuk kegiatan belajar mengajar, dengan 168 tenda yang sudah disalurkan.

"Kami sudah distribusi sekitar 168 tenda dan mungkin saat ini masih ada banyak sekolah yang ada di tenda gitu ya. Juga ada 44 sekolah yang kita bangunkan ruang kelas darurat jadi semi permanen untuk sementara sampai proses pemulihan berjalan," jelas dia.

Recommended