Pemilik OnlyFans, Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia 43

Leonid Radvinsky, pemilik OnlyFans, meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker pada usia 43 tahun. Kekayaannya diperkirakan USD 3,8 miliar.

Kabar duka datang dari dunia platform konten dewasa, OnlyFans. Pemiliknya, Leonid Radvinsky, meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker. Ia menghembuskan nafas terakhir di usia 43 tahun.

"Dengan penuh duka cita, kami mengumumkan kematian Leo Radvinsky," ujar juru bicara OnlyFans, seperti dikutip dari Gizmodo, Selasa (24/3/2026).

Pihak keluarga meminta pengertian dan privasi di tengah suasana duka ini. "Leo meninggal dunia dengan tenang setelah perjuangan panjang melawan kanker. Keluarganya meminta privasi pada saat yang sulit ini," sambungnya.

Radvinsky lahir di Ukraina, tumbuh besar di Chicago, Amerika Serikat. Ia menjadi pemilik OnlyFans pada 2018 setelah membelinya dari dua pendiri asal Inggris. Popularitas platform ini melonjak pesat saat pandemi COVID-19.

Selain OnlyFans, Radvinsky juga dikenal sebagai investor dan filantropis. Bloomberg melaporkan, kekayaannya mencapai USD 3,8 miliar pada Mei 2025.

Didirikan pada 2016, OnlyFans memungkinkan kreator mengunggah foto dan video, serta berinteraksi dengan penggemar. Akses konten didapatkan melalui tip atau langganan bulanan.

Meskipun kreator membagikan beragam konten, mulai dari memasak hingga olahraga, OnlyFans lebih dikenal dengan konten pornografi.

Pada tahun 2024, OnlyFans memiliki 377 juta pelanggan dan 4,6 juta kreator. Pendapatan mereka mencapai USD 1,4 miliar atau sekitar Rp 23,5 triliun pada tahun yang sama.

Popularitas OnlyFans terus meningkat di bawah kepemimpinan Radvinsky. Hal ini juga diikuti dengan pengawasan ketat dari regulator. Beberapa tahun lalu, OnlyFans dituduh gagal mengatasi peredaran konten ilegal, termasuk materi pelecehan seksual anak.

Sempat berencana memblokir konten dewasa pada Agustus 2021, OnlyFans kemudian membatalkan kebijakan tersebut akibat reaksi keras dari pengguna dan pelaku industri hiburan dewasa.

Tahun lalu, Radvinsky dikabarkan akan menjual 60% sahamnya di OnlyFans. Firma investasi Architect Capital bahkan menawarkan USD 2 miliar, namun diskusi masih dalam tahap awal.

"OnlyFans sempat kesulitan menemukan pembeli karena 'stigma pornografi'," kata seorang sumber kepada New York Post. Setidaknya satu bank menghindari mewakili OnlyFans, sampai bank investasi Moelis & Co dilaporkan bergabung dalam diskusi tersebut.

Recommended